Ciamis, galuh.id – Prestasi membanggakan datang dari dunia sepak bola usia dini. Seorang talenta muda asal Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis berhasil menembus akademi sepak bola bergengsi di Singapura.
Suci Nurani (12), siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sindangtawang, terpilih sebagai salah satu peserta dalam program JSSL (Junior Soccer School League) Singapore Professional Academy, yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat di daerah asalnya.
Orang tua Suci, Boby Irawan, mengaku sangat bangga atas pencapaian putrinya tersebut. Ia bahkan turut mendampingi Suci selama mengikuti program di Singapura.
“Sebagai orang tua, tentunya sangat bangga dan saya akan terus memberikan dukungan kepada anak saya,” ujar Boby, Sabtu (4/4/2026).
Boby menjelaskan, saat ini Suci juga memperkuat tim Persib U-12. Dalam kesehariannya, Suci merupakan siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Patriot Banjarsari, yang merupakan SSB binaannya.
Ia berharap, kesempatan yang Suci dapatkan dapat menjadi langkah awal untuk meraih cita-citanya sebagai pesepak bola putri profesional.
“Saya harap setelah mendapatkan kesempatan ini, ia mampu menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama daerahnya,” tambahnya.
Menurut Boby, JSSL Singapura merupakan salah satu program akademi sepak bola yang banyak diikuti peserta dari berbagai negara.
Keikutsertaan Suci menjadi bukti bahwa bakat bisa lahir dari mana saja, termasuk dari daerah.
Ia juga berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya, khususnya di SSB Tunas Patriot Banjarsari, untuk terus berlatih dan berprestasi.
Sebelum terpilih, Suci telah melalui proses seleksi yang cukup panjang. Berkat kerja keras dan ketekunannya, Suci berhasil lolos dan berkesempatan menimba ilmu sepak bola di luar negeri.
“Semoga ini menjadi jembatan bagi Suci untuk meraih cita-citanya sebagai pesepak bola putri profesional,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
