Ciamis, galuh.id – Peristiwa tanah amblas terjadi di Dusun Kaligamping RT 15 RW 04, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Insiden ini menyebabkan sebagian bahu jalan di ruas Cikohkol–Pangleseran mengalami kerusakan.
Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (2/4/2026) malam saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Sekretaris Desa Kalijaya, Dudung, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi tanah sebelumnya memang sudah terlihat miring.
“Peristiwa itu terjadi saat hujan deras, ditambah kondisi tanah yang sebelumnya sudah terlihat miring,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Setelah kejadian, pihak desa langsung melaporkan kepada dinas terkait. Respons cepat pun dinas berikan dengan penanganan sementara di lokasi.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini. Alhamdulillah pihak dinas langsung merespons dan datang ke lokasi untuk melakukan penanganan sementara dengan memasang rambu-rambu peringatan,” jelasnya.
Pihak desa berharap pemda melalui dinas terkait yakni PUTRP (Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan), segera melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat.
“Karena ini jalan utama, perbaikan permanen harus segera lakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPTD PUTRP Wilayah Banjarsari, Agus Tubagus, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan asesmen begitu menerima laporan.
“Semalam kami sudah ke lokasi dan melakukan penanganan, namun masih bersifat sementara,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kejadian tanah amblas di Kalijaya ini merupakan dampak dari faktor alam, dan telah dilaporkan ke pihak atasan untuk penanganan lebih lanjut.
“Mudah-mudahan segera ada solusi terbaik untuk penanganan dampak bencana ini,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melalui jalan, namun harus ekstra waspada.
“Untuk kendaraan besar, kami imbau agar tidak melintas karena berbahaya,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
