Ciamis, galuh.id – Terungkap sosok wanita muda yang meninggal dalam kondisi dililit lakban di sebuah kamar kos Lingkungan Pabuaran Ciamis.
Tragedi memilukan ini menggemparkan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Pasalnya, ada temuan seorang perempuan muda meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar kos Lingkungan Pabuaran.
Kasus ini kini mulai terkuak dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta sahabat korban.
Korban, yang di ketahui berinisial WML (23) adalah warga Dusun Selaawi, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis.
Korban merupakan anak kedua dari lima bersaudara dan satu-satunya perempuan di keluarganya.
WML terkenal sebagai sosok ceria yang selalu membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.
Lastri, sahabat dekat korban sejak kecil, mengungkapkan momen-momen terakhir sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Menurutnya, WML sempat bercerita tentang pertengkaran dengan pacarnya, E (28), yang kini menjadi terduga pelaku pembunuhan.
“Dia bilang sempat di blokir oleh E setelah cekcok. Akhirnya dia memutuskan untuk mendatangi kosan pacarnya malam itu,” ujar Lastri, Jumat (18/4/2025).
Komunikasi terakhir antara Lastri dan WML terjadi pada Selasa malam melalui pesan WhatsApp.
Lastri sempat menyarankan WML untuk pulang, namun korban menolak karena takut ayahnya marah jika ketahuan telah putus hubungan.
Lastri mengungkapkan bahwa konflik antara korban dan pelaku, dugaan pemicunya adalah masalah uang.
“Korban sempat di transfer uang oleh kakaknya melalui rekening pelaku, tapi uang itu tidak pelaku berikan,” jelasnya.
Bagi Lastri, WML adalah sosok yang spontan, ceria, dan jarang menunjukkan kesedihan.
“Dia orangnya random, kadang susah di tebak. Nggak kelihatan ada beban. Dia bukan cuma teman main, tapi teman dari kecil. Nggak nyangka bisa meninggal secepat itu,” tutupnya.
Sebagai informasi, jenazah WML wanita yang meninggal dalam kondisi dililit lakban telah di makamkan di TPU setempat.
Proses pemakaman berlangsung dengan iringan tangis keluarga, kerabat, dan masyarakat yang turut berduka. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi

