Kunci Penting Agar Timnas Indonesia Menang Melawan China

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

olahraga, galuh.id– Timnas Indonesia harus mampu belajar dari pengalaman sebelumnya ketika menghadapi China pada pertemuan pertama di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Dalam laga yang digelar Oktober 2024 lalu di kandang China, skuad Garuda, yang saat itu masih dibesut Shin Tae-yong, harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.

China mencetak dua gol melalui Behram Abduweli di menit ke-21 dan Zhang Yuning di menit ke-44. 

Sementara satu-satunya gol balasan Timnas Indonesia dicetak oleh Thom Haye pada menit ke-86. 

- Advertisement -

Padahal, jika dilihat dari statistik pertandingan, Indonesia sebenarnya tampil lebih dominan. 

Skuad Garuda menguasai bola hingga 76 persen, sementara China hanya 24 persen. 

Dari sisi tembakan, Indonesia mencatatkan 14 percobaan dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang.

Sementara China hanya mampu melepaskan 5 tembakan dengan 3 yang tepat sasaran. 

- Advertisement -

Bahkan, dalam peluang sepak pojok pun, Indonesia unggul dengan perbandingan 6 banding 1.

Kekalahan di tengah dominasi statistik itu jelas menjadi pelajaran berharga yang tidak boleh terulang.

Terutama di laga kesembilan Grup C pada Kamis (5/6/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Kunci Agar Timnas Indonesia Menang Melawan China

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, yang menggantikan posisi Shin Tae-yong, Timnas Indonesia membawa kombinasi pemain lama dan wajah-wajah baru. 

Dari 13 pemain yang sudah tampil di pertemuan pertama, beberapa di antaranya adalah Mees Hilgers, Shayne Pattynama, Jay Idzes, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Ivar Jenner, Thom Haye, dan Rafael Struick. 

Baca juga: Elkan Baggott Masih di Tanah Air, Berpeluang Gabung Timnas Indonesia? 

Namun, Kluivert juga harus menghadapi tantangan dengan absennya Maarten Paes karena skorsing.

Juga Ragnar Oratmangoen yang sakit, Sandy Walsh yang cedera, dan Eliano Reijnders yang harus mendampingi istrinya. 

Sebagai gantinya, hadir beberapa nama baru seperti Emil Audero, Dean James, Joey Pelupessy, dan Ole Romeny.

Ada tiga kunci penting yang harus diperhatikan Indonesia untuk mengalahkan China. 

Pertama, fokus di lini belakang. 

Kesalahan individual, seperti yang dilakukan Shayne Pattynama pada pertemuan pertama, harus dihindari. 

Kedua, kreativitas lini tengah perlu ditingkatkan. 

Kehadiran Thom Haye sejak menit awal diharapkan dapat meningkatkan aliran bola di tengah. 

Ketiga, ketajaman lini depan harus diasah. 

Kehadiran Ole Romeny, yang selalu mencetak gol di dua laga pertamanya, diharapkan menjadi solusi untuk mendobrak pertahanan China.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Di Balik Kemenangan PSGC atas Persiku, Ini Statistiknya

BANTUL, galuh.id – PSGC Ciamis berhasil mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027...

Artikel Terkait