CIAMIS, galuh.id – PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan PSMS Medan dengan skor 1-2 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (31/10/2026).
Meski menelan kekalahan, PSGC Ciamis mencatatkan penguasaan bola lebih tinggi dibandingkan tim tamu. Berdasarkan statistik pertandingan, Laskar Singacala menguasai 53 persen permainan, sedangkan PSMS Medan mencatatkan 47 persen.
Dalam aspek serangan, kedua tim sama-sama melepaskan 11 tembakan sepanjang pertandingan. Namun, hanya tiga tembakan dari masing-masing tim yang mengarah tepat ke gawang, sementara delapan tembakan lainnya melebar atau tidak tepat sasaran.
Perbedaan terlihat pada jumlah tendangan sudut. PSMS Medan memperoleh tujuh kesempatan sepak pojok, lebih banyak dibandingkan PSGC Ciamis yang hanya mencatatkan tiga tendangan sudut.
Sementara itu, dari sisi kedisiplinan, PSGC menerima satu kartu kuning, sedangkan PSMS Medan mendapatkan tiga kartu kuning sepanjang pertandingan.
Hasil statistik tersebut menunjukkan PSGC mampu bersaing dalam penguasaan bola dan jumlah percobaan tembakan. Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim tuan rumah.
PSMS Medan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang melalui dua gol Phillerson. Sementara itu, PSGC hanya mampu mencetak satu gol melalui eksekusi penalti Ezechiel Ndouassel pada masa tambahan waktu babak kedua.
Dengan hasil akhir 1-2, PSMS Medan berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion Galuh Ciamis, sedangkan PSGC harus melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.
