Rabu, Februari 4, 2026

Unigal Targetkan Dampak Berkelanjutan dari Program KKN di Cilacap

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Universitas Galuh (Unigal) menargetkan lahirnya dampak positif yang berkelanjutan melalui pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Konservasi dan Budaya Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Program ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda akademik rutin, melainkan sebagai upaya nyata mendorong pembangunan desa yang berbasis potensi lokal, pelestarian lingkungan, serta inovasi teknologi yang aplikatif.

Sebanyak 493 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Teknik resmi diterjunkan untuk melaksanakan pengabdian selama enam minggu.

Pelepasan mahasiswa dilaksanakan secara khidmat di halaman Kampus Universitas Galuh, Selasa pagi (03/02/2026), sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan KKN yang akan berlangsung hingga 10 Maret 2026.

- Advertisement -

Kepala Seksi Pengabdian dan KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unigal, Dendy Syaiful Akbar, menegaskan bahwa pelaksanaan KKN kali ini dirancang untuk menghasilkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa, bukan sekadar kehadiran seremonial mahasiswa di lokasi pengabdian.

Menurutnya, pendekatan yang diterapkan dalam KKN Konservasi dan Budaya ini mengedepankan integrasi antara literasi konservasi, pelestarian budaya, dan penerapan teknologi tepat guna sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan masyarakat desa.

“Mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya menjalankan program jangka pendek, tetapi juga menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat desa. Harapannya, ada dampak positif yang terukur dan terus dirasakan meskipun masa KKN telah berakhir,” ujar Dendy.

Program KKN Unigal di Cilacap menyasar 18 desa yang tersebar di dua kecamatan, yakni 13 desa di Kecamatan Wanareja dan 5 desa di Kecamatan Kedungreja.

- Advertisement -

Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 100 perwakilan mahasiswa dijadwalkan diterima langsung oleh Bupati Cilacap sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pengabdian lintas provinsi tersebut.

Sementara itu, mahasiswa lainnya langsung bergerak menuju desa sasaran dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dendy juga menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan KKN telah dipersiapkan secara matang sejak November 2025.

Proses persiapan tersebut meliputi pembekalan materi, pemetaan potensi desa, hingga perancangan program kerja yang menyesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lokasi pengabdian.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa diharapkan mampu memetakan permasalahan di desa sekaligus mengembangkan inovasi yang mengintegrasikan pelestarian lingkungan dan budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi tepat guna.

Pendekatan ini dinilai penting agar hasil pengabdian tidak bersifat temporer, tetapi dapat menjadi fondasi pembangunan desa yang berkesinambungan.

Selain berdampak bagi masyarakat, program KKN ini juga menjadi wahana pembentukan karakter mahasiswa.

Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa dilatih mengasah etika, kepemimpinan, serta kemampuan kolaborasi lintas disiplin ilmu sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan pengabdian di masa mendatang.

“Kami ingin KKN ini memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat desa maupun bagi mahasiswa itu sendiri. Dengan demikian, KKN benar-benar menjadi ruang pembelajaran sosial yang bermakna dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Dendy. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terbaru

Beli Mixer Philips Online, Kenali Jenis dan Fungsinya!

Aktivitas memasak dan membuat kue sekarang ini rupanya semakin diminati banyak kalangan. Tentunya dibutuhkan alat atau perabot dapur yang...

Artikel Terkait

Eksplorasi konten lain dari Galuh.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca