Banjar, galuh.id – Warga Hegarsari, Kecamatan Pataruman Kota Banjar berbondong-bondong mendatangi kantor kelurahan untuk mempertanyakan kejelasan program Kartu Berdaya.
Kartu ini merupakan program unggulan Walikota Banjar, Sudarsono.
Program ini juga menjadi salah satu janji kampanye yang masyarakat nantikan realisasinya.
Menanggapi hal tersebut, Sudarsono memastikan bahwa anggaran untuk program Kartu Berdaya telah dialokasikan dalam APBD 2025.
Namun, pencairan dana belum dapat dilakukan karena pembahasan anggaran baru selesai pada 15 April lalu.
“Sudah ada di APBD, belum bisa di cairkan saja karena baru selesai pembahasan di DPRD,” ujar Sudarsono, Jumat (18/4/2025).
Dalam waktu dekat, pemkot akan menggelar rapat koordinasi dengan para Lurah dan Kepala Desa untuk mensosialisasikan mekanisme pemanfaatan Kartu Berdaya.
“Inshaa allah pekan depan akan di sosialisasikan dengan Lurah/Kades terkait program ini,” tambahnya.
Sudarsono menegaskan, program berdaya ini di tujukan khusus bagi warga kurang mampu yang belum pernah menerima bantuan pemerintah.
Berdasarkan data, jumlah penduduk miskin di Kota Banjar mencapai 12.000 orang atau 5,4 persen dari total populasi, yang mencakup 4.000 kepala keluarga (KK).
Dari jumlah tersebut, sebagian sudah tercover melalui berbagai program bantuan seperti PKH, Bansos, Baznas, Banjar Nyaah Ka Indung Bapak, dan seragam sekolah.
“Banyak program berdaya yang sudah tersalurkan, meskipun belum seluruhnya terdata,” jelas Sudarsono.
Sebelumnya, warga Hegarsari menanyakan komitmen yang Walikota Banjar, Sudarsono dan wakilnya Supriana gaungkan yakni Kartu Berdaya.
Mereka mendatangi kantor kelurahan untuk menagih janji terkait manfaat program tersebut.
Salah seorang warga, Dewi, mengungkapkan harapannya tentang informasi yang di gaungkan Sudarsono dan Supriana saat Pilkada 2024.
“Katanya Kartu Berdaya bisa dapat bantuan. Sampai sekarang belum ada. Kami nunggu kejelasannya aja,” ujarnya.
Program Kartu Berdaya menjadi simbol harapan bagi warga Banjar, sekaligus tantangan bagi pemerintah kota untuk mewujudkan janji kampanye mereka. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
