Ciamis, galuh.id — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Lapas Kelas IIB Ciamis pada Senin (16/3/2026) sore. Dalam balutan senja Ramadan 1447 H, kegiatan buka puasa bersama mempertemukan jajaran Forkopimda, insan pers, serta warga binaan di D’Laci Cafe Lapas Ciamis.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Tetapi juga menunjukkan berbagai program pembinaan yang berjalan aktif di dalam Lapas. Khususnya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menyampaikan bahwa saat ini sekitar 300 warga binaan terlibat dalam berbagai kegiatan keterampilan.
Salah satunya adalah pembuatan alat pancing belut atau urek serta jaring ikan yang permintaannya terus meningkat, bahkan hingga ke luar pulau.
“Kami bekerja sama dengan Yayasan Insan Kamil untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan. Saat ini pesanan urek dan jaring ikan sudah dikirim hingga Pekanbaru dan Belitung. Target kami 1.000 set, dan sampai sekarang sudah terpenuhi sekitar 600 set,” ujar Supriyanto.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang dapat bermanfaat ketika kembali ke masyarakat.
“Harapannya ketika mereka bebas nanti sudah memiliki kemampuan dan pengalaman kerja, sehingga bisa mandiri dan memiliki usaha sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Supriyanto juga menegaskan bahwa kondisi Lapas Ciamis saat ini dalam keadaan kondusif.
Program Pelatihan Warga Binaan Lapas
Melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), pihaknya secara rutin melakukan tes urine kepada warga binaan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Dukungan dari Pemkab Ciamis juga turut membantu meningkatkan kenyamanan lingkungan Lapas. Salah satunya melalui perbaikan infrastruktur seperti pengaspalan jalan di area Lapas.
“Kami terus berupaya menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih baik. Harapannya masyarakat dapat melihat bahwa di Lapas ini terdapat berbagai kegiatan pembinaan yang positif, terlebih di bulan Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Ciamis, Rudi, yang hadir mewakili Bupati Herdiat Sunarya, memberikan apresiasi atas berbagai program pembinaan di Lapas Ciamis.
Menurutnya, kegiatan pelatihan keterampilan bagi warga binaan merupakan langkah penting dalam mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.
“Ramadan adalah momentum yang baik untuk refleksi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kami mendukung upaya pembinaan yang memberikan keterampilan kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Rudi.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga di isi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta pembagian takjil kepada masyarakat sekitar.
Acara kemudian berakhir dengan doa bersama dan santap buka puasa saat azan Magrib berkumandang. Menambah hangat suasana kebersamaan di Lapas Ciamis. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
