1.625 Pelaku Usaha Mikro di Banjar Terima Bantuan Rp 1 Juta untuk Dorong Ekonomi Lokal

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Sebanyak 1.625 pelaku usaha mikro di Kota Banjar mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 1 juta dari pemerintah.

Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat daya saing para pelaku usaha kecil.

Acara penyaluran bantuan ini berlangsung di Gedung Dakwah Kota Banjar, Kamis (6/3/2025) dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar, Sudarsono, didampingi Wakil Wali Kota, Supriana.

Program ini disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), bekerja sama dengan instansi terkait guna memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Wali Kota Sudarsono menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Ia berharap modal yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas pasar usaha kecil di Banjar.

“Kami ingin melihat para pelaku usaha mikro semakin maju dan mandiri. Bantuan ini adalah salah satu langkah awal untuk mendukung mereka dalam mengembangkan bisnisnya,” ujar Sudarsono.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para penerima manfaat agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga memiliki strategi bisnis yang baik agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

- Advertisement -

“Kami mengimbau agar dana ini digunakan dengan bijak. Jangan hanya untuk konsumsi sesaat, tetapi jadikan modal untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Supriana menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini telah melalui proses seleksi ketat agar tepat sasaran. Pemerintah bekerja sama dengan Baznas dan dinas terkait untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya.

Selain itu, pemerintah juga memberikan pendampingan dan pelatihan manajemen usaha bagi para penerima manfaat agar mereka memiliki keterampilan dalam mengelola bisnis secara efektif.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar berdampak positif bagi para pelaku usaha mikro di Banjar. Selain bantuan modal, kami juga memberikan pelatihan agar mereka dapat berkembang dan lebih mandiri secara ekonomi,” jelas Supriana.

Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi daerah, terutama setelah dampak pandemi COVID-19 yang sempat melemahkan sektor usaha kecil.

“Kami berharap bantuan ini menjadi titik awal bagi kebangkitan ekonomi masyarakat Banjar. Dengan dukungan yang tepat, usaha mikro bisa berkembang lebih pesat dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” pungkasnya.

Program bantuan modal usaha ini disambut antusias oleh para pelaku usaha mikro di Banjar.

Banyak di antara mereka yang merasa terbantu untuk mengembangkan usaha yang sempat mengalami kesulitan akibat berbagai tantangan ekonomi.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sektor usaha mikro di Banjar semakin tumbuh dan mampu berkontribusi lebih besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku usaha dengan berbagai program strategis yang berkelanjutan. (GaluhID/Diana)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Muharram Penuh Berkah, Pemkab Ciamis Gelar Santunan 2.650 Anak Yatim

Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar acara santunan untuk 2.650 anak yatim di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menekankan pentingnya perhatian sosial terhadap anak yatim, bukan hanya saat Muharram. Kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi membangun Ciamis dengan semangat gotong royong dan kepedulian.

Artikel Terkait