CIAMIS, galuh.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Sekretariat DPD PAN Kabupaten Ciamis, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan strategi politik menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Drs. H. Komar Hermawan, mengatakan pelaksanaan Muscab di sekretariat partai menjadi bukti bahwa PAN Ciamis telah memiliki kantor sendiri yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan organisasi.
“Walaupun tidak terlalu besar, sekretariat ini mampu menampung seluruh pengurus DPC se-Kabupaten Ciamis. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan menjadi simbol bahwa PAN terus berkembang,” ujarnya.
Komar menyebutkan PAN Ciamis saat ini memiliki tujuh kursi di DPRD Kabupaten Ciamis, jumlah yang sama dengan partai peraih kursi terbanyak. Namun, dari sisi perolehan suara, PAN masih berada di bawah partai tersebut sehingga belum berhasil menduduki kursi Ketua DPRD.
“Ke depan kami optimistis, dengan kekompakan seluruh pengurus dan kader, PAN mampu meningkatkan perolehan suara dan merebut posisi yang lebih tinggi pada Pemilu mendatang,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus DPC untuk memperkuat soliditas hingga tingkat akar rumput agar target penambahan kursi DPRD dapat tercapai.
Sementara itu, Ketua Harian DPW PAN Jawa Barat, Ir. Herry Dermawan, menegaskan bahwa DPC merupakan ujung tombak perjuangan partai. Karena itu, seluruh ketua DPC diminta aktif membangun organisasi, membentuk jaringan relawan, serta berani maju sebagai calon legislatif.
“Ketua DPC jangan minder. Harus punya keberanian mencalonkan diri menjadi anggota DPRD kabupaten atau kota. DPC harus menjadi motor penggerak partai, bukan hanya sekadar pelengkap organisasi,” tegasnya.
Menurut Herry, DPW dan DPD akan memberikan perhatian lebih kepada DPC yang aktif menjalankan program kerja. Ia juga mendorong setiap DPC membentuk kelompok masyarakat berbadan hukum agar dapat mengakses berbagai program aspirasi dari anggota legislatif PAN di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.
Selain itu, ia meminta seluruh pengurus mulai mempersiapkan diri menghadapi dinamika regulasi Pemilu 2029 yang masih terus dibahas.
Meski sistem pemilu ke depan belum dipastikan berubah atau tidak, PAN harus tetap siap dengan memperkuat organisasi hingga tingkat desa.
“Yang paling penting adalah menjaga kekompakan. Jangan pernah diwakilkan dalam setiap kegiatan partai. Dari kehadiran dan kebersamaan itulah semangat gotong royong akan tumbuh, sehingga target menambah kursi DPRD dan meraih kemenangan pada Pemilu 2029 dapat diwujudkan,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)
