Selasa, 3 Agustus 2021
Selasa, 3 Agustus 2021
BJB

Abrasi Sungai Cikembang Ciamis, Puluhan Hektare Sawah Terancam

Berita Ciamis, galuh.id – Abrasi Sungai Cikembang Ciamis yang berlokasi di Dusun Caringin RT 22 RW 07 Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, mengancam area persawahan milik warga.

Selain area pesawahan, jalan penghubung Desa Pasirnagara Kecamatan Pamarican dengan desa-desa di wilayah Kecamatan Cidolog juga ikut terancam.

Peristiwa abrasi sungai Cikembang ini terjadi pada tanggal 27 oktober 2020 lalu. Sungai ini abrasi sepanjang kurang lebih 200 meter dengan ketinggian sekitar 15 meter.

Kepala Dusun Caringin Agus Kusnandar mengatakan, abrasi terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Pamarican dan sekitarnya, mengakibatkan debit air sungai Cikembang membesar.

“Waktu itu hujan deras mengguyur Kecamatan Pamarican dan sekitarnya, sehingga intensitas air sungai Cikembang membesar dan menimbulkan abrasi,” ujar Agus, Senin (9/11/2020).

Saat ini badan sungai Cikembang menjadi lebar. Menggerus sebagian area pesawahan milik warga serta mengancam jalan penghubung antara Kecamatan Pamarican dengan Kecamatan Cidolog.

Abrasi Sungai Cikembang Ciamis Perlu Penanganan Cepat

Lebih lanjut Agus menuturkan, apabila abrasi sungai Cikembang tidak segera ada penanganan yang cepat, maka setidaknya 70 hektare lahan sawah milik warga akan terancam.

“Ada beberapa lahan sawah yang terdampak. Antara lain milik Apas, Embun dan Suryo telah tergerus abrasi sungai Cikembang. Jika tidak segera ada penanganan, tentu akan meluas,” jelasnya.

Pihak Pemdes pun telah telah melaporkan kejadian itu kepada instansi terkait. Salah satunya ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy. Dengan harapan adanya langkah-langkah penanganan.

Menurut Agus, meski pemerintah desa (Pemdes) telah melaporkan abrasi sungai Cikembang ke instansi terkait, salah satunya ke pihak BBWS, namun hingga saat ini belum ada yang datang ke lokasi.

Agus pun berharap pemerintah daerah kabupaten Ciamis melalui instansi terkait agar segera melakukan penanganan. Supaya area pesawahan warga tidak mengalami kerusakan semakin luas.

“Saya minta BBWS segera turun. Untuk mengatasi dampak abrasi sungai Cikembang. Kasihan petani di sini. Saat ini kan saat menanam padi,” kata Agus Kusnandar. (GaluhID/Uus)

Artikel Lainnya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
265PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan