Ciamis, galuh.id – Suasana penuh haru dan kepedulian menyelimuti penyerahan bantuan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Ciamis.
Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, didampingi jajaran pengurus, menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada warga yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Ciamis yang diinisiasi oleh Bupati Herdiat Sunarya.
Air mata tak terbendung saat rombongan tiba di kediaman Bapak Rohman, warga Lingkungan Karang Sari, Maleber.
Rumah berukuran sekitar 3×2 meter itu tampak rapuh, dengan dinding bilik berlubang dan atap kayu yang telah kropos dimakan usia.
Dalam keterbatasan, Rohman yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul pasar tetap berjuang memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK menyampaikan harapannya agar bantuan ini mampu membawa perubahan bagi kehidupan Rohman, menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi.
Ia juga menyoroti pentingnya fasilitas dasar, dengan meminta pihak kelurahan turut membantu pembangunan WC, mengingat selama ini keluarga Rohman harus keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke kediaman Bapak Engkus Kusman dan Ibu Rukmi di wilayah Imbanagara. Rumah sederhana berukuran sekitar 4×4 meter itu berdiri dalam kondisi memprihatinkan, dengan atap GRC penuh tambalan yang menjadi saksi kerasnya perjuangan hidup pasangan tersebut.
Engkus yang bekerja sebagai buruh harian lepas, harus merawat istrinya yang tengah sakit dan tidak dapat berjalan.
Dengan penuh empati, Ketua TP PKK menghampiri Ibu Rukmi, menyampaikan doa dan dukungan moral, serta memastikan bahwa keluarga tersebut tidak sendiri menghadapi cobaan.
Ia juga menginstruksikan pemerintah desa agar segera mengambil langkah konkret dalam membantu perbaikan rumah, demi menciptakan hunian yang lebih layak dan nyaman.
Bantuan ini bukan sekadar nilai materi, melainkan simbol hadirnya kepedulian dan harapan.
Di tengah keterbatasan, uluran tangan tersebut menjadi bukti bahwa perhatian dan kasih sayang masih mengalir bagi masyarakat yang membutuhkan. (GaluhID/Tegar)
