Aksi Warga Tanam Pohon Jadi Perhatian, Bupati Ciamis Tinjau Jalan Rusak Lakbok–Banjarsari

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Kerusakan jalan di Kabupaten Ciamis kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, turun langsung meninjau proses perbaikan ruas Jalan Nambo/Lakbok–Banjarsari, Rabu (1/10/2025).

Jalan tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan usai warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon di tengah jalan berlubang sebagai simbol kekecewaan atas kondisi infrastruktur yang rusak parah.

Ruas jalan di Dusun Banjarharja, Kecamatan Lakbok, memang telah lama mengalami kerusakan.

- Advertisement -

Lubang-lubang besar kerap memicu kecelakaan dan membahayakan pengendara.

Warga bersama karang taruna setempat bahkan sempat melakukan perbaikan darurat secara swadaya, termasuk menanami lubang jalan dengan pohon agar pengguna jalan lebih berhati-hati. Aksi tersebut sempat viral dan menjadi sorotan publik.

Menanggapi kondisi itu, Bupati Herdiat menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan realisasi dari janjinya untuk menuntaskan tunggakan pembangunan infrastruktur jalan.

“Di periode sebelumnya, bersama almarhum Yana D. Putra, memang masih ada sejumlah pekerjaan yang belum tuntas. Salah satunya jalan Banjarsari–Nambo, termasuk ruas jalan di Banjaranyar seperti Pasawahan,” ujar Herdiat.

- Advertisement -

Selain Jalan Nambo–Banjarsari, Bupati juga meninjau perbaikan Jalan Entrong–Pasawahan yang kini tengah dikerjakan.

Tahun 2025 ini, jalan Entrong–Pasawahan akan diperbaiki sepanjang 3,8 km, sedangkan sisanya 4,5 km dalam proses pengajuan untuk tahun 2026.

“InsyaAllah dengan doa semuanya bisa terealisasi,” tambahnya.

Untuk ruas Banjarsari–Nambo, pekerjaan akan dilakukan sepanjang 11,45 km dan ditargetkan rampung tahun ini.

“Perlu diketahui, Ciamis hanya sebagai penerima manfaat. Semua pekerjaan ditangani langsung oleh Kementerian PUPR,” jelas Herdiat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga memang telah mengalokasikan proyek Preservasi Jalan Banjar–Nambo senilai Rp5,25 miliar dari APBN 2023.

Proyek ini dilaksanakan PT Primayasa Adiguna dengan pengawasan konsultan dan waktu pelaksanaan 90 hari kalender.

Herdiat juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Ciamis baru-baru ini meraih penghargaan nasional sebagai salah satu daerah dengan kinerja penyelenggaraan jalan terbaik di Indonesia, dengan tingkat kemantapan jalan mencapai 90,09 persen dari total panjang jalan kabupaten.

“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga kondisinya harus selalu terjaga,” ucapnya.

Ia menegaskan, langkah percepatan perbaikan jalan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Ciamis 2024–2029, yakni Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan.

“Dengan infrastruktur jalan yang baik, aktivitas ekonomi masyarakat bisa tumbuh lebih cepat,” tegasnya.

Masyarakat pun menyambut baik upaya pemerintah tersebut. Mereka berharap jalan di Lakbok–Banjarsari maupun Entrong–Pasawahan segera benar-benar layak dilalui, sehingga aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian tidak lagi terhambat.

“Semoga di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat, perbaikan infrastruktur jalan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” ujar salah seorang warga. (Tegar/GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Siswi Ciamis Ukir Prestasi Internasional, Bawa Persib Putri U-12 Juara di Singapura

Ciamis, galuh.id — Seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah asal Banjarsari Ciamis, Suci Nurani (12), sukses mengharumkan nama daerah setelah turut...

Artikel Terkait