CIAMIS, galuh.id – Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani, menegaskan target timnya saat menghadapi Persiku Kudus adalah meraih tiga poin pada laga lanjutan Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Eka, target kemenangan penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan mental bertanding para pemain. Meski hasil akhir berada di luar kendali tim, ia menekankan pentingnya usaha maksimal di lapangan.
“Target harus selalu tiga poin. Perkara hasil akhir itu di luar kuasa kita, yang terpenting adalah ikhtiar dan usaha maksimal di lapangan. Target ini sangat memengaruhi psikologis pemain, karena tidak mungkin kita bermain tanpa membidik poin penuh,” tegas Eka.
Untuk menghadapi Persiku, Eka mengatakan PSGC tidak akan menerapkan penjagaan khusus terhadap satu atau dua pemain tuan rumah.
Menurutnya, seluruh pemain Persiku memiliki potensi yang harus diwaspadai sehingga timnya akan fokus terhadap pergerakan kolektif lawan.
“Kita tidak hanya melihat satu atau dua pemain. Semua pemain Persiku tentu harus kita waspadai karena masing-masing memiliki potensi dan peran dalam permainan,” ujar Eka.
Eka juga menepis anggapan bahwa permainan PSGC terlalu bergantung kepada penyerang Ezechiel N’Douassel (Eze).
Ia menjelaskan, sejak awal persiapan tim, staf pelatih telah membangun skema permainan yang tidak bertumpu pada satu pemain.
Menurutnya, PSGC memiliki sejumlah opsi serangan melalui skema 4-3-3, dengan tiga pemain di lini depan serta dukungan gelandang yang dapat melakukan penetrasi dari lini kedua.
“Sebenarnya sejak awal persiapan, kita tidak hanya tertumpu pada Eze. Dalam skema 4-3-3, kita memiliki tiga penyerang di depan serta dukungan gelandang yang bisa muncul dari lini kedua. Hanya saja, anak-anak memang belum sepenuhnya matang menerapkan taktikal tersebut,” ujarnya.
Eka mengakui, kondisi tersebut membuat aliran bola PSGC dalam pertandingan sebelumnya terlihat lebih sering bermuara kepada Eze. Padahal, menurutnya, tim pelatih telah menyiapkan berbagai opsi dan variasi serangan selama sesi latihan.
“Variasi itu sebenarnya sudah ada, cuma belum terlihat saja saat pertandingan sesungguhnya. Tentu transisi dari latihan ke pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi utama bagi staf pelatih ke depannya,” pungkasnya.
Menghadapi Persiku, PSGC diharapkan mampu menerapkan variasi permainan yang telah dipersiapkan sekaligus memperbaiki efektivitas serangan.
Laga Persiku Kudus vs PSGC Ciamis akan berlangsung Sabtu (3/10/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul.
