Bangun Nasionalisme ASN, Sekda Ciamis Ingatkan Bahaya Degradasi Kebangsaan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi menegaskan bahwa edukasi wawasan kebangsaan yang diselenggarakan Kesbangpol merupakan upaya penting dalam memperkuat peran ASN, membangun nasionalisme, sebagai penjaga keutuhan NKRI.

Menurutnya, ASN di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke memiliki tanggung jawab fundamental dalam merawat nasionalisme.

Terutama di tengah berbagai tantangan dan virus yang dapat menggerus semangat kebangsaan.

“Intinya adalah bagaimana kita kembali menguatkan wawasan kebangsaan. Kebhinekaan itu kekuatan bangsa Indonesia. Keanekaragaman adalah kekuatan utama yang harus terus kita rawat dan jaga,” ujar Andang, Kamis (11/12/2025).

- Advertisement -

Ia menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan tidak hanya soal memahami Indonesia secara utuh. Tetapi juga mulai dari kemampuan ASN mengenali dirinya sebagai warga negara yang memiliki peran dan kapasitas untuk merawat bangsa.

“Yang paling pertama adalah mengetahui diri saya sebagai orang Indonesia. Bagaimana memperlakukan diri saya untuk merawat bangsa ini sesuai kapasitas, kecerdasan. Serta tugas dan fungsi, baik secara pribadi maupun kelembagaan,” jelasnya.

Andang juga menyinggung capaian Kabupaten Ciamis yang meraih predikat kategori terbaik kedua tingkat nasional pada ajang Harmoni Award.

Semangat Kerukunan Membangun Nasionalisme ASN

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas kerukunan dan kebangsaan di daerah.

- Advertisement -

“Ini momentum besar. Kita sudah meraih predikat nasional, sekarang tugas kita mempertahankan bahkan meningkatkannya. Penilaian ke depan bisa berbeda dan lebih detail, sehingga penguatan wawasan kebangsaan harus terus lakukan,” katanya.

Terkait perkembangan keberagaman di Kabupaten Ciamis, termasuk bertambahnya penganut aliran kepercayaan, Andang menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika positif dalam kerangka kebhinekaan.

“Ini menambah warna bagi Kabupaten Ciamis. Dulu kepercayaan seperti ini belum terlalu terekspos, namun sekarang lebih terbuka karena undang-undang melindungi,” ucapnya.

“Kita tidak boleh hanya melihat jumlah, tetapi melihat bagaimana keanekaragaman ini menjadi kekuatan bagi bangsa,” sambungnya.

Andang menegaskan bahwa mayoritas harus menjaga dan melindungi minoritas sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Menurutnya, semangat kerukunan tersebut harus menjadi pegangan ASN dalam melaksanakan tugasnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana mayoritas melindungi minoritas. Kerukunan hidup sudah diatur oleh Undang-undang Dasar, dan itu harus kita jaga bersama,” tutupnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Respons Cepat Damkar Cegah Kebakaran di Pasar Banjarsari

Ciamis, galuh.id - Kebakaran yang nyaris melanda Pasar Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Minggu (24/05/2026), berhasil dicegah berkat gerak cepat petugas...

Artikel Terkait