CIAMIS, galuh.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis menggelar operasi gabungan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di ruas Jalan Raya Banjarsari–Pangandaran. Tepatnya di kawasan Leuwi Arit, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Samsat, Satlantas Polres Ciamis, Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Angga Kurnia, Bidang Penagihan dan Pengawasan Pajak Daerah serta Retribusi Daerah (PDRD) Bapenda Ciamis, mengatakan operasi KTMDU bertujuan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Kegiatan ini untuk mencari kendaraan bermotor yang belum melakukan registrasi ulang atau masih menunggak pajak kendaraan,” ujarnya kepada galuh.id di lokasi kegiatan.
Dalam operasi tersebut, setiap kendaraan yang melintas dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Apabila ditemukan kendaraan yang belum membayar pajak, pemilik kendaraan langsung diarahkan ke petugas yang telah disiapkan di lokasi.
“Kami mendorong wajib pajak untuk segera memenuhi kewajibannya. Petugas pelayanan pembayaran pajak juga sudah kami siapkan di lokasi sehingga masyarakat bisa langsung melakukan pelunasan,” jelas Angga.
Sebagai bentuk apresiasi, Bapenda Ciamis juga memberikan souvenir kepada masyarakat yang langsung melunasi tunggakan pajaknya saat operasi berlangsung
.“Bagi wajib pajak yang membayar atau melunasi pajaknya di lokasi, kami memberikan reward berupa souvenir,” katanya.
Angga mengimbau masyarakat untuk lebih taat membayar pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, pajak yang masyarakat bayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan maupun berbagai program pemerintah.
“Tentunya masyarakat sendiri yang akan merasakan manfaatnya melalui pembangunan dan program-program pemerintah lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, operasi gabungan KTMDU telah dilaksanakan sebanyak empat kali di sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis.
“Hingga saat ini sudah empat kali kegiatan serupa dilaksanakan. Dalam satu kegiatan biasanya di dua titik, sehingga total sudah sekitar delapan titik pemeriksaan kendaraan bermotor yang kami lakukan,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
