Ciamis, galuh.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari program infak di Desa Cisadap.
Penyaluran bantuan ini kepada salah satu warga Dusun Cibungkul, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis yang menjadi korban bencana alam.
Bantuan senilai Rp10 juta ini berasal dari gerakan infak seribu rupiah yang digalakkan oleh Baznas.
Penyerahan bantuan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Ciamis, Amas Muhammad Tamsis, bersama anggota DPRD Ciamis dari Fraksi Demokrat, Nur Muttaqin.
Meski terlihat kecil, kata Amas, uang seribu rupiah jika dikelola dengan baik mampu memberikan dampak besar.
“Contohnya hari ini, satu unit rumah layak huni bisa terbangun dari dana infak sebesar Rp10 juta,” ujarnya.
Menurut Amas, program infak Rp 1.000 dan Rp 2.500 telah berhasil menghimpun dana sekitar Rp950 juta di seluruh Kabupaten Ciamis.
Dana tersebut pihaknya salurkan ke berbagai program kemanusiaan.
“Salah satunya program Rutilahu yang tahun ini menargetkan pembangunan 100 unit rumah di berbagai kecamatan,” jelasnya.
Khusus di Kecamatan Ciamis, lanjut Amas, dana infak yang terkumpul sebesar Rp74,9 juta. Dengan subsidi tambahan dari dana lain BAZNAS, jumlah rumah yang dibangun meningkat dari 7 menjadi 8 unit.
Selain program Rutilahu, Baznas Ciamis juga mengelola berbagai program dalam lima pilar utama.
Lima pilar tersebut yaitu Ciamis Peduli, Ciamis Sehat, Ciamis Sejahtera, Ciamis Cerdas, dan Ciamis Agamis.
“Setiap program memiliki kegiatan turunan yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan tetap mengacu pada regulasi yang ada,” paparnya.
DPRD Apresiasi Program Rutilahu dari Infak
Amas menegaskan bahwa setiap pengajuan bantuan akan melalui proses verifikasi ketat agar penggunaan dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) tepat sasaran.
“Proposal bantuan akan kami telaah dari sisi syarat, regulasi, dan kelayakan program. Penggunaan Dana ZIS tidak boleh sembarangan,” tegasnya.
Ia pun berharap program infak seribu ini bisa menjadi inspirasi masyarakat untuk terus berinfak secara rutin.
“Mudah-mudahan masyarakat Cisadap dan warga Ciamis semakin sadar akan pentingnya infak. Dari uang receh yang terkumpul, kita bisa bangun rumah, bantu sesama, dan wujudkan kesejahteraan bersama,” ucap Amas.
Sementara itu, anggota DPRD Ciamis, Nur Muttaqin, menyampaikan apresiasinya terhadap program BAZNAS.
“Saya merasa bersyukur bisa mendampingi penyaluran bantuan. Ini bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” ungkapnya.
Nur Muttaqin menyebut bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian sosial. Sekaligus bagian dari tugas pengawalan aspirasi masyarakat.
“Sebagai anggota DPRD, saya merasa bertanggung jawab untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, terutama dalam penanganan korban bencana,” ucapnya.
“Apa yang Baznas lakukan hari ini sangat tepat dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tambahnya.
Ia berharap bantuan Rutilahu ini bisa meringankan beban warga korban bencana alam. Selain itu, menjadi semangat untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik.
“Semoga rumah tersebut dapat kembali menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman,” ujarnya.
Nur Muttaqin juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program Baznas.
“Baznas adalah mitra penting dalam menyelesaikan persoalan sosial. Mari kita dukung dan perkuat program-program kemanusiaan yang mereka jalankan,” tutupnya. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
