Bupati Ciamis Akan Tindak Tegas Jika Terbukti Dapur MBG Penyebab Keracunan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan keprihatinannya atas insiden dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa SMPN 4 Pamarican usai menyantap menu MBG, Senin (29/9/2025).

“Saya baru dapat kabar adanya siswa keracunan. Kita merasa begitu prihatin dengan kondisi ini. Sudah terlaporkan ada 44 siswa yang keracunan, dan hal ini masih terus didata oleh tim di lapangan,” ujar Herdiat usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Ciamis.

Bupati Herdiat pun menegaskan akan segera menuju lokasi untuk memastikan langsung kondisi para siswa.

“Semoga tidak ada hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

- Advertisement -

Herdiat menambahkan, apabila terbukti penyebab keracunan berasal dari dapur penyedia MBG, pihaknya akan mengambil langkah tegas.

“Evaluasinya, kalau memang ini keracunan dari dapur SPPG, maka kami akan tindak tegas dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sejak menerima laporan awal siswa keracunan MBG, Bupati Herdiat langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan RSUD Ciamis.

Ia memerintahkan agar melakukan penanganan cepat, termasuk mengirim obat-obatan ke lokasi dan memastikan kondisi kesehatan para siswa.

- Advertisement -

“Tunggu kabar dan data terbaru. Saya sekarang mau ke lokasi sekolah,” pungkasnya.

Berita sebelumnya, puluhan siswa SMPN 4 Pamarican dugaan keracunan usai menyantap menu MBG.

Siswa yang terdampak merupakan satu kelas yang sudah menerima pembagian makanan.

Sementara menu MBG yang belum dibagikan kini ditahan pihak sekolah agar siswa lain tidak mengonsumsinya.

Seorang siswa mengaku lauk ayam dalam menu MBG sudah berbau tidak sedap.

Beberapa siswa yang mengonsumsi ayam tersebut langsung mengalami gejala mulas dan mual. Sementara siswa yang hanya memakan sayur, tidak merasakan keluhan serupa. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Efisiensi BBM, Bupati Ciamis Kaji Matang Kebijakan WFH ASN

Ciamis, galuh.id — Pemerintah pusat berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah...

Artikel Terkait