CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Ciamis terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui intervensi pemenuhan gizi.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni pemberian makanan olahan berbahan dasar ikan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan asupan gizi, khususnya anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis, Dr. Anton Wahyu Radityananto, M.Si., menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
“Ikan dipilih karena merupakan sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujar Anton.
Menurutnya, pemberian makanan olahan ikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan protein hewani, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga agar mampu menyediakan menu makanan yang bergizi, beragam, dan aman dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini semakin meningkat,” katanya.
Anton menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak memperoleh asupan makanan bergizi secara rutin di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Upaya penanganan stunting di Kabupaten Ciamis dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah terus mendorong peningkatan pola hidup bersih dan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak, serta penguatan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap, pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bergizi dapat menjadi bagian dari kebiasaan konsumsi keluarga. Dengan menu olahan yang menarik dan sesuai kebutuhan anak, ikan dapat menjadi alternatif sumber protein hewani yang mudah dikembangkan di tingkat rumah tangga.
Anton juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Forikan Kabupaten Ciamis beserta seluruh jajaran hingga tingkat desa yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Ibu Ketua Forikan Kabupaten Ciamis beserta seluruh jajarannya hingga tingkat desa yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini,” ungkapnya.
Kegiatan pemberian makanan olahan ikan kali ini dilaksanakan di Kecamatan Cikoneng dan direncanakan berlanjut ke kecamatan lainnya di Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, Camat Cikoneng, Heri Riyanto, S.Sos., M.Si., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan bergizi merupakan langkah positif dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mendorong masyarakat menerapkan pola makan sehat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Olahan ikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah serta menekan stunting di Kecamatan Cikoneng,” ujar Heri.
Ia menambahkan, penanganan stunting membutuhkan peran bersama, terutama keluarga, dalam memastikan anak mendapatkan makanan bergizi dan seimbang secara rutin.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Edukasi kepada orang tua dan pemanfaatan pangan lokal bergizi harus terus dilakukan,” katanya.
Heri juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Disnakkan yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan pemenuhan gizi masyarakat di Kecamatan Cikoneng.
Melalui program tersebut, Pemkab Ciamis berharap pemenuhan gizi masyarakat semakin optimal sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi Ciamis yang sehat, tumbuh optimal, dan terbebas dari stunting.
