Ciamis Masuk Tiga Besar Pengelolaan Sampah Regional Jawa-Bali

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Ciamis meraih peringkat ketiga kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam acara yang digelar di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026).

Dalam kategori tersebut, Kabupaten Wonosobo menempati peringkat pertama, Kabupaten Sidoarjo di posisi kedua, dan Kabupaten Ciamis berada di peringkat ketiga.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memperkuat pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

- Advertisement -

Penilaian tidak hanya melihat keberadaan program, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, efektivitas program, serta inovasi pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi yang kreatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menangani persoalan sampah dan menjaga kualitas lingkungan mendapat pengakuan di tingkat regional.

Selain penghargaan, posisi tiga besar juga memberikan manfaat berupa insentif fiskal. Peringkat pertama mendapatkan Rp2 miliar, peringkat kedua Rp1,5 miliar, sedangkan peringkat ketiga memperoleh Rp1 miliar.

Dengan demikian, Kabupaten Ciamis berhak mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar yang nantinya disalurkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah.

- Advertisement -

Insentif tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai kebutuhan daerah.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali sendiri diikuti pemerintah daerah dari tujuh provinsi, dengan 93 kabupaten dan 35 kota.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Menurut Tito, kinerja pemerintah daerah memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan kepala daerah.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito.

Bagi Kabupaten Ciamis, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengelolaan sampah dan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

Capaian ini juga menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Magrib Mengaji, KKN UID di Karangkamulyan Resmi Ditutup

CIAMIS, galuh.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darussalam (UID) di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa...

Artikel Terkait