Kamis, 22 April 2021
Kamis, 22 April 2021
BJB

Ciptakan Perubahan, Pemuda Islam di Ciamis Harus Aktif dalam Perpolitikan

Berita Ciamis, galuh.id – Pemuda Islam harus ikut berkontribusi dalam pembangunan dan berkompetisi untuk mengisi posisi kepemimpinan dari mulai level nasional hingga level Desa tempat tinggalnya masing-masing.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra saat menjadi pemateri pada Training Intisab II Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Jabar di Aula Wisma PGRI Ciamis, Jumat (25/09/2020).

“Pemuda PUI harus aktif dalam perpolitikan. Harus mandiri secara finansial. Menciptakan perubahan dan peluang baru untuk membantu mensejahterakan masyarakat,” kata Yana.

Pemuda Islam di Ciamis Harus Punya 3 Skill

Lebih lanjut Yana menerangkan, PUI selaku pemuda islam yang aktif dalam pergerakan harus memiliki 3 skill yang mampu membantu akselerasi, baik personal maupun organisasi.

Pertama, Self Intelektual Skill (Memiliki Ide Gagasan). Pemuda muslim dituntut untuk memiliki gagasan dan ide baru dalam menyelesaikan berbagai permasalahan serta memberikan solusi atas perkembangan zaman.

Skill kedua, pemuda ini harus mempunyai Technical Skill. Sebagai leader atau pemimpin, pemuda islam dituntut untuk mampu menguasai technical skill.

Skill ini diperlukan sebagai dasar penguasaan berbagai bidang yang didalami. Agar lebih memahami seluk beluk persoalan yang harus diselesaikan di bidang yang dikelola atau dipimpinnya.

Kemudian yang terakhir, Human skill. Yaitu kemampuan bersosialisasi dalam membangun human relation dan berjejaring dengan lintas komunitas atau personal harus ditumbuhkan.

Kemampuan ini diperlukan sebagai langkah ikhtiar dan upaya dalam menyambungkan tujuan untuk saling bersama-sama mewujudkan cita-cita masyarakat yang adil dan makmur.

Tantangan Perkembangan Zaman dan Globalisasi

Menurut Wabup Yana D Putra, tantangan saat ini lebih berat dengan konsekuensi logis perkembangan zaman dan globalisasi. Oleh karena itu, pemuda islam di Ciamis harus mampu meningkatkan skill.

Kemampuan meningkatkan skill diperlukan untuk menyiapkan diri dalam persaingan global saat ini.

“Tantangan saat ini lebih berat dengan konsekuensi logis perkembangan zaman dan globalisasi. Maka, kita selaku pemuda harus mampu meningkatkan skill. Untuk menyiapkan diri dalam persaingan global saat ini,” pungkas Yana. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Terkait

Temukan Kami

47,715FansSuka
241PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya