CIAMIS, galuh.id – Puluhan pesepeda dari berbagai komunitas menggelar Critical Mass Ciamis Vol. 1 dengan bersepeda bersama mengelilingi sejumlah ruas jalan di pusat kota, Jumat (26/6/2026) malam.
Kegiatan yang diawali dari Alun-alun Ciamis itu merupakan bagian dari gerakan global yang digelar serentak setiap Jumat terakhir setiap bulan di berbagai kota di Indonesia maupun dunia.
Perwakilan Critical Mass Ciamis, Egi Fikri, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar bersepeda bersama, melainkan kampanye untuk menunjukkan bahwa pesepeda juga merupakan pengguna jalan yang memiliki hak yang sama dengan kendaraan lainnya.
“Critical Mass sudah ada di banyak kota, bahkan di berbagai negara. Tujuan utamanya agar pesepeda tidak lagi dianggap sebagai kelompok minoritas di jalan. Kami ingin menunjukkan bahwa pesepeda itu ada dan berhak mendapatkan ruang yang aman di jalan raya,” ujar Egi.
Ia menjelaskan, gerakan Critical Mass berawal dari gerakan internasional yang kemudian berkembang di Indonesia sejak sekitar tahun 2012.
Semangat utamanya adalah mengampanyekan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi ramah lingkungan sekaligus mendorong terciptanya infrastruktur yang lebih aman bagi pesepeda.
Menurut Egi, Ciamis dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan budaya bersepeda. Karena itu, melalui kegiatan ini pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan sepeda sebagai alternatif transportasi sehari-hari.
“Harapan kami ke depan, Ciamis tidak hanya dikenal sebagai kota yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi kota yang ramah bagi pesepeda,” katanya.
Keunikan Critical Mass, lanjut Egi, adalah tidak memiliki struktur kepengurusan maupun anggota tetap. Siapa pun yang memiliki sepeda dapat bergabung tanpa harus mendaftar sebagai anggota.
“Ini bukan komunitas yang memiliki pemimpin. Siapa saja boleh ikut. Kami hanya mengajak masyarakat meramaikan gerakan ini dan menyampaikan pesan bahwa pesepeda juga bagian dari pengguna jalan,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Cycle Club Ciamis, Rifki Muhammad, mengatakan kegiatan Critical Mass di Ciamis lahir dari antusiasme masyarakat terhadap aktivitas bersepeda yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, berbagai komunitas sepeda di Ciamis selama ini rutin menggelar kegiatan bersama, baik pada pagi maupun sore hari setiap akhir pekan. Melalui Critical Mass, seluruh pesepeda dapat berkumpul tanpa memandang asal komunitas.
“Kalau komunitas di Ciamis ada beberapa seperti Salsa, Federalis Ciamis, dan komunitas lainnya. Sedangkan Critical Mass menjadi wadah bersama bagi seluruh pesepeda untuk berkampanye bahwa sepeda juga merupakan alat transportasi yang patut dihargai,” ujarnya.
Pada pelaksanaan perdana ini, peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Ciamis, di antaranya kawasan Lokasana, Jalan Gayam, Stadion Galuh, Jalan Koperasi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kaum, hingga kembali ke Alun-alun Ciamis.
Rute tersebut dipilih melalui jalur yang relatif aman dengan mempertimbangkan keselamatan peserta serta tetap menghormati pengguna jalan lainnya.
Melalui kegiatan yang akan digelar rutin setiap Jumat terakhir setiap bulan, para pesepeda berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pesepeda terus meningkat sekaligus mendorong terwujudnya ruang jalan yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi semua pengguna jalan. (GaluhID/Tegar)
