Banjar, galuh.id – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Banjar sukses bantu warga lepas cincin yang terlalu sempit dan tersangkut di jari tangannya.
Tino (18) warga Pangadegan, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, sempat panik karena cincin yang ia kenakan begitu erat melilit jari tangannya.
Berbagai upaya untuk melepaskan benda tersebut telah di lakukan, namun hasilnya nihil, malah semakin membuatnya cemas.
“Awalnya saya coba melepasnya sendiri, tapi malah semakin sulit. Saya panik, karena tidak tahu harus bagaimana,” ucap Tino, Rabu (26/3/2025).
Dengan rasa putus asa, Tino akhirnya mencari pertolongan ke markas Damkar Kota Banjar untuk bantu lepas cincin dari jari tangannya.
Mendapati situasi yang genting, petugas pemadam kebakaran dari regu C, di pimpin oleh Farid Ambar, segera mengambil tindakan.
Mereka menggunakan gerinda khusus untuk memotong cincin yang sangat ketat itu, bekerja dengan penuh kehati-hatian agar tidak melukai jari Tino.
Selama sekitar satu jam, suasana tegang meliputi proses penyelamatan. Sentuhan presisi dan kehati-hatian para petugas akhirnya membuahkan hasil. Cincin berhasil lepas tanpa meninggalkan cedera yang berarti.
“Kami menggunakan gerinda karena cincin terlalu ketat dan tidak bisa lepad dengan cara manual. Kami harus berhati-hati agar tidak menyebabkan cedera pada jari korban,” jelas Farid, petugas Damkar.
Momen itu pun berakhir dengan Tino yang tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan lega atas bantuan yang petugas pemadam kebakaran berikan.
Kisah ini menjadi bukti nyata dedikasi mereka dalam menangani situasi darurat. Tak hanya memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan warga dalam berbagai kondisi. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
