Ciamis, galuh.id – Seorang warga Dusun Purwasari RT 04/RW 01, Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diduga menjadi korban pembacokan pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban bernama Deni mengalami luka serius pada tiga jari tangan kirinya akibat sabetan senjata tajam jenis golok. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Banjarsari untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa tersebut diduga dipicu polemik rekrutmen karyawan MBG di lingkungan setempat yang dianggap tidak transparan.
Salah seorang warga, Muhammad Isnan Fatulloh, menyebut aksi tersebut diduga telah direncanakan karena pelaku datang dengan membawa senjata tajam.
“Dugaannya memang sudah direncanakan untuk melakukan penganiayaan,” ujarnya.
Menurutnya, polemik bermula dari temuan berkas lamaran kerja yang diduga bertuliskan “titipan” dari oknum perangkat desa. Hal itu memicu kemarahan warga hingga puluhan orang sempat mendatangi lokasi dapur MBG.
Pada sore harinya, oknum perangkat desa bersama anaknya mendatangi rumah warga dan terjadi cekcok yang berujung aksi kekerasan.
“Diduga karena tidak terima, pa sekdes emosi Anaknya yang sudah membawa golok langsung melakukan penyerangan,” jelas Isnan.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian dan mengecek kondisi korban di Puskesmas.
Kapolsek Banjarsari AKP Achmad Daryanto melalui Panit I Reskrim Aipda Wardana menyampaikan bahwa terduga pelaku berinisial U telah diamankan.
“Pelaku saat itu juga langsung kami amankan,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian. Pelaku dijerat pasal penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (GaluhID/Uus)
