Dinkes Ciamis Ajak Masyarakat Ikuti Tantangan Indonesia Bergerak

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar dua gerakan nasional untuk mendorong masyarakat lebih aktif melakukan aktivitas fisik, yakni Indonesia Bergerak dan Satu Juta Langkah.

Kedua kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Ciamis, dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader kesehatan, komunitas, hingga masyarakat umum.

Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Muda Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Yudi Rachman Saleh, S.KM., M.KM., mengatakan, program Indonesia Bergerak merupakan tantangan jalan kaki yang dapat diikuti masyarakat secara individu melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.

Dalam tantangan tersebut, peserta ditargetkan mampu mengumpulkan sebanyak 62.000 langkah selama tujuh hari berturut-turut. Program yang semula dijadwalkan berlangsung pada 1–12 November 2026 tersebut diperpanjang hingga 14 November 2026.

- Advertisement -

“Jadi tantangannya, selama tujuh hari berturut-turut peserta harus mampu berjalan sebanyak 62.000 langkah. Kalau dibagi, rata-rata sekitar 8.000 sampai 9.000 langkah per hari atau kurang lebih tujuh kilometer,” jelas Yudi, pada Senin (02/11/2026).

Menurutnya, tantangan ini terbuka bagi seluruh masyarakat yang telah memiliki maupun baru mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile. Aktivitas berjalan kaki peserta akan tercatat secara otomatis melalui aplikasi tersebut.

Adapun pemantauan terhadap peserta dilakukan secara nasional oleh Kementerian Kesehatan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.

Untuk wilayah Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, serta Kabupaten dan Kota Cirebon, pelaksanaan kegiatan berada dalam koordinasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya sebagai perwakilan Kementerian Kesehatan. Nantinya, dari masing-masing kabupaten/kota di wilayah tersebut akan dipilih 50 peserta yang konsisten menyelesaikan tantangan 62.000 langkah selama tujuh hari berturut-turut. Peserta terpilih berkesempatan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan konsistensinya dalam mengikuti gerakan Indonesia Bergerak.

- Advertisement -

Adapun wilayah koordinasi kegiatan ini meliputi Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, serta Kabupaten dan Kota Cirebon. Penanggung jawab wilayah tersebut adalah Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

Selain Indonesia Bergerak, Kementerian Kesehatan juga menggelar gerakan Satu Juta Langkah yang akan dilaksanakan secara serentak pada 15 November 2026 sebagai puncak rangkaian kegiatan HKN ke-62.

Kegiatan tersebut menargetkan partisipasi masyarakat melakukan satu juta langkah. Mekanisme keikutsertaan peserta dilakukan dengan memindai atau melakukan scan barcode SATUSEHAT Mobile di lokasi kegiatan.

Untuk wilayah koordinasi Tasikmalaya dan sekitarnya, kegiatan dipusatkan di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya. Sementara itu, wilayah Cirebon direncanakan memiliki titik kegiatan di Bima.

Adapun untuk Kabupaten Ciamis, pelaksanaan kegiatan masih menyesuaikan situasi dan kondisi. Dinas Kesehatan setempat membuka kemungkinan untuk bergabung dengan kegiatan di wilayah Tasikmalaya maupun menyelenggarakan kegiatan secara mandiri.

Yudi menuturkan, pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak 1 November 2026. Sosialisasi dilakukan melalui Puskesmas, petugas penyuluh kesehatan, kader, serta media sosial Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

Materi sosialisasi meliputi informasi kegiatan, tata cara mengunduh aplikasi SATUSEHAT Mobile, hingga langkah menghubungkan aplikasi agar aktivitas berjalan kaki dapat tercatat.

“Untuk tenaga kesehatan, gerakan ini juga sudah mulai disosialisasikan dan dilaksanakan. Ada yang sudah memulai tantangannya, kemudian sosialisasi juga dilakukan melalui grup kader dan Puskesmas masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar target langkah maupun penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Hal terpenting adalah membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menerapkan pola hidup sehat.

Menurutnya, aktivitas fisik secara rutin merupakan bagian penting dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Berjalan kaki menjadi salah satu pilihan olahraga yang mudah dilakukan, murah, dan dapat dimulai oleh berbagai kalangan masyarakat sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau soal hadiah mungkin itu bonus. Tetapi yang paling penting adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung. Dengan mengikuti Indonesia Bergerak selama tujuh hari, setidaknya tubuh kita mulai terbiasa melakukan aktivitas fisik dan bergerak setiap hari,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis untuk memanfaatkan momentum HKN ke-62 dengan meningkatkan aktivitas fisik, baik melalui tantangan Indonesia Bergerak maupun kegiatan Satu Juta Langkah.

“Harapannya masyarakat Ciamis bisa ikut bergerak. Tidak harus langsung memaksakan diri, tetapi mulai membiasakan aktivitas fisik setiap hari sesuai kemampuan. Karena hidup sehat bisa dimulai dari langkah sederhana,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Identitas Pemotor yang Tabrak Dump Truk di Pamarican Terungkap

CIAMIS, galuh.id – Identitas pengendara sepeda motor Honda Vario yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Pamarican–Pangandaran, tepatnya di depan...

Artikel Terkait