FP3 Angkat Bicara Soal Fenomena Pelajar di Kota Banjar Sayat Tangan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Sementara kejadian ini sudah banyak temuan dan yang melakukannya adalah anak-anak sekolah.

“Ini menjadi sebuah pertanyaan besar, ada apa dengan pendidikan? Mana hasil dari pendidikan itu?,” tanyanya.

Hal ini lanjutnya, seharusnya menjadi perhatian semua pihak, masalah pendidikan adalah masalah bersama.

“Maka kembali saya sampaikan, mari kita gotong royong untuk mengawasi dan memajukan dunia pendidikan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” tambahnya.

- Advertisement -

Berita sebelumnya, belasan pelajar Sekolah Dasar di Kota Banjar nekat melukai diri sendiri dengan cara sayat tangan demi mengikuti tren di medsos. (GaluhID/Diana)

Editor : Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Muharram Penuh Berkah, Pemkab Ciamis Gelar Santunan 2.650 Anak Yatim

Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar acara santunan untuk 2.650 anak yatim di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menekankan pentingnya perhatian sosial terhadap anak yatim, bukan hanya saat Muharram. Kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi membangun Ciamis dengan semangat gotong royong dan kepedulian.

Artikel Terkait