Isu Tunggakan Gaji Pemain, Ini Penjelasan Manager PSGC Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya unggahan salah satu media online nasional yang mencantumkan logo PSGC Ciamis dalam daftar klub yang disebut-sebut memiliki tunggakan gaji pemain.

Pencantuman logo tersebut langsung mendapat perhatian dari manajemen PSGC Ciamis. Manajer PSGC Ciamis, Erwan Darmawan, mengaku terkejut karena selama ini manajemen merasa telah memenuhi kewajiban pembayaran hak para pemain.

Erwan mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu menelusuri sumber informasi yang beredar sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Langkah manajemen, kita akan meneliti dulu akunnya, kemudian sumbernya, kemudian juga kita akan klarifikasi,” ujar Erwan Darmawan saat dikonfirmasi wartawan di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (1/9/2026).

- Advertisement -

Menurut Erwan, manajemen PSGC selama ini berupaya disiplin dalam memenuhi kewajiban kepada para pemain. Bahkan, ia menyebut pembayaran gaji menjadi salah satu hal yang terus dipantau oleh manajemen.

“Kami merasa PSGC paling giat untuk bayar gaji. Kita selalu dihantui malah, tiap tanggal 1 kita pasti ditelepon untuk pembayaran gaji,” katanya.

Erwan juga mempertanyakan informasi mengenai siapa pemain yang disebut belum menerima pembayaran serta berapa nilai tunggakan yang dimaksud.

Ia mengatakan, sejauh ini manajemen PSGC tidak pernah menerima teguran maupun pemberitahuan terkait adanya persoalan pembayaran gaji pemain.

- Advertisement -

“Ini pun kapan, berapa tunggakannya, dan siapa pemainnya yang belum dibayar. Selama ini enggak ada teguran, enggak ada pemberitahuan ke kita. Kita juga merasa terkejut dengan adanya pencantuman logo kita termasuk di 28. Aneh lah, aneh,” paparnya.

Atas beredarnya informasi tersebut, manajemen PSGC Ciamis memilih untuk tidak langsung mengambil kesimpulan. Erwan menegaskan pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap sumber dan informasi yang beredar sebelum memberikan klarifikasi secara resmi.

Ia juga meyakini bahwa persoalan hak pemain merupakan hal yang menjadi perhatian federasi sepak bola Indonesia.

“Saya rasa PSSI juga feeling juga tidak akan diam ketika klub ini masih bermasalah dengan penunggakan gaji. Kita sekarang era modern, era serba diketahui oleh federasi kita,” tambahnya.

Sementara itu, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) sebelumnya merilis informasi mengenai temuan kewajiban pembayaran hak pemain yang belum diselesaikan sejumlah klub sepak bola di Indonesia.

Dalam rilis tersebut, APPI menyebut terdapat 28 klub dari kasta Liga 1 hingga Liga 4 Indonesia yang memiliki kewajiban pembayaran hak pemain, dengan total nilai yang disebut mencapai sekitar Rp14,8 miliar.

Namun, berdasarkan daftar resmi yang dirilis APPI, nama PSGC Ciamis tidak tercantum sebagai klub yang memiliki tunggakan tersebut.

Dengan demikian, pencantuman logo PSGC Ciamis dalam unggahan yang beredar di media sosial menjadi persoalan tersendiri yang kini tengah ditelusuri oleh manajemen.

Manajemen PSGC Ciamis pun memastikan akan mempelajari sumber informasi tersebut secara menyeluruh sebelum menentukan langkah klarifikasi.

Bagi PSGC Ciamis, persoalan pembayaran hak pemain menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme klub, terlebih tim berjuluk Laskar Singacala tersebut tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Manajemen berharap informasi yang beredar di ruang publik dapat diverifikasi berdasarkan sumber resmi sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun para pendukung PSGC Ciamis.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Warga Kawali Titip Aspirasi kepada Anggota DPRD Jabar

CIAMIS, galuh.id – Kehadiran wakil rakyat secara langsung di tengah masyarakat dinilai memiliki arti penting. Selain membuka ruang komunikasi,...

Artikel Terkait