Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Janda Asal Tasikmalaya Ditangkap Karena Jadi Pengedar Sabu-Sabu

Ciamis, galuh.id – Peredaran Narkotika jenis sabu-sabu berhasil terungkap oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis. Pelaku ditangkap di salah satu mini market yang terletak di Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Selasa (19/11/2019).

Pelaku peredaran narkoba jenis sabu-sabu merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial EK (47) yang merupakan warga Tasikmalaya. Tertangkapnya pelaku tersebut saat akan bertransaksi dengan pembeli.

Engkos Kosidin, Kepala BNNK Ciamis mengatakan pihaknya telah mengamankan seorang ibu rumah tangga (47) warga Tasikmalaya pada hari Selasa lalu, tepatnya pukul 15.57 WIB. Dia tertangkap basah saat akan bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu.

“Narkoba jenis sabu-sabu yang diedarkan oleh ibu rumah tangga berstatus janda, masuk dalam golongan 1 jenis sabu seberat 0,8 gram di dalam bungkus rokok,” ujar Engkos saat konferensi press, Rabu (20/11/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian, pihaknya langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang beralamat di Tasikmalaya. Di sana petugas berhasil mengamankan sabu siap edar sebanyak 21,28 gram dan paket ganja kering seberat 926.75 gram.

“Hal itu menurut pengakuan tersangka bahwa masih banyak sabu siap edar yang disimpan di rumahnya. Makanya kami (BNNK) langsung menggeledah ke rumahnya dan ternyata ada sabu siap edar sebanyak 21,28 gram dan paket ganja kering seberat 926.75 gram,” tuturnya.

Engkos menuturkan hasil dari pengakuan tersangka, alasan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dia mengaku hanya mengedarkan saja, kalau memakai narkoba tidak, namun kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan bisnis haram ini serta memburu tersangka yang berstatus DPO,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) jo 112 Ayat (1) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman penjara 5-20 tahun. (GaluhID/Arul)

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.