Senin, 27 September 2021
Senin, 27 September 2021

Jawa Barat Sambut Kebangkitan Investasi di Tengah Pandemi Covid-19

Berita Jabar, galuh.id – Jawa Barat sambut kebangkitan investasi di tengah pandemi. Adanya pabrik baru yang dibangun di Jabar menunjukkan rasa percaya investor kepada Jabar sangat tinggi.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyambut baik groundbreaking pembangunan pabrik PT Meiloon Technology Indonesia di Taifa Industrial Estate, Kabupaten Subang.

Menurutnya, pembangunan pabrik tersebut menjadi momentum kebangkitan perekonomian Jabar, khususnya di bidang investasi, di tengah pandemi Covid-19.

“Ini menunjukkan bahwa optimisme dan rasa percaya investor kepada Jawa Barat itu sangat tinggi,” kata Kang Emil, sapaan akrab gubernur Jabar, Selasa (21/7/2020).

Maka dari itu, ia mempersilahkan kepada investor-investor lain untuk mengikuti jejak langkah dari PT Meiloon Technology. Untuk segera datang ke Jawa Barat, khususnya ke Kabupaten Subang.

”Kepada investor-ivenstor lain, silahkan untuk mengikuti jejak langkah PT Meiloon Technology. Segera datang ke Jabar, terutama ke Kabupaten Subang,” kata Emil.

Jawa Barat Sambut Kebangkitan Investasi

Iklim investasi yang baik, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, dan infrastruktur yang akseptabel membuat Jabar menjadi destinasi menarik bagi investor.

Selain itu, lanjut Emil, pihaknya akan menjamin kemudahan dalam perizinan. Pihaknya juga akan memfasilitasi secara maksimal dari pusat sampai ke daerah.

“Akan kita fasilitasi secara maksimal. Dari pusat sampai ke daerah. Wabah Covid-19 ini akan terus kami lawan. Tapi ekonomi juga terus kami buka secara bertahap,” terang Emil.

Sementara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi langkah proaktif dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

Menurut Bahlil, percepatan perizinan yang dilakukan secara kolaboratif akan dapat menarik investor.

“Investasi ini izinnya diselesaikan dalam waktu 1 bulan. Ini adalah contoh konkret di mana kolaborasi antara pemda kabupaten, provinsi, dan pusat ini tidak bertele-tele,” kata Bahlil.

Bahlil mengatakan, percepatan perizinan secara kolaboratif menjadi contoh untuk disampaikan ke publik bahwa Indonesia sekarang sudah berubah dalam menarik investor.

Investasi PT Meiloon Technology Indonesia sendiri menyerap sekitar 3.000 hingga 4.000 tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Subang. (GaluhID/Evi)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
276PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan