Rabu, 16 Juni 2021
Rabu, 16 Juni 2021
BJB

Jokowi Apresisasi Penanganan Covid-19 di Jawa Barat

spot_img

Berita Jabar, galuh.id – Presiden Jokowi mengapresiasi penanganan Covid-19 di Jawa Barat yang dinilai terkendali. Dari laporan level kewaspadaan periode 3 sampai 9 Agustus 2020, tak ada lagi Zona Merah di Jabar.

Pada periode tersebut, 14 kabupaten/kota termasuk ke dalam Zona Oranye (Risiko Sedang) dan 13 kabupaten/kota masuk Zona Kuning (Risiko Rendah).

Sementara di level kecamatan, hingga 5 Agustus 2020 lalu, terdapat 228 kecamatan di Jabar atau sekitar 36 persen merupakan Zona Hijau.

Jokowi Ucapkan Terima Kasih Penanganan Covid-19 di Jawa Barat

Meski masih ada kenaikan kasus terkonfirmasi di sejumlah daerah, namun rata-rata angka Reproduksi Efektif (Rt) Covid-19 di Jabar pada 28 Juli hingga 9 Agustus 2020 berada di angka 0,86.

Jokowi pun menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, yang telah bekerja keras mengendalikan Covid-19 di Jabar.

‚ÄĚTerima kasih telah bekerja keras mengendalikan Covid-19 di Jabar. Sehingga kondisi-kondisi yang ada bisa dikendalikan,” ujar Jokowi, di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

Kepada seluruh warga negara, Jokowi pun mengingatkan untuk terus menaati protokol kesehatan hingga vaksin Covid-19 telah selesai diuji dan bisa digunakan.

Jokowi Tegaskan Kesehatan dan Ekonomi Sama Penting

Presiden juga menyoroti terkait manajemen krisis terutama kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya memakai masker.

Menurut Jokowi, penggunaan masker adalah kunci keberhasilan memutus rantai penularan Covid-19 sekaligus mendukung dalam kebijakan aktivitas perekonomian.

“Betul yang dikatakan Pak Gubernur Jabar. Pilih PSBB atau masker. Kita pilih pakai masker. Diharapkan dalam 2 minggu ini, urusan masker di Jabar dikerjakan secara masif,” jelasnya.

Jokowi menegaskan urusan kesehatan dan ekonomi adalah dua hal yang sama penting. Sehingga kepala daerah harus jeli mengatur 2 hal tersebut selama pengendalian pandemi.

Jokowi berpesan pemerintah daerah segera merealisasikan belanja APBD untuk mendorong pemulihan ekonomi. Hal itu juga menjadi upaya pemerintah agar Indonesia tak masuk ke dalam resesi ekonomi.

“Kuncinya ada di bulan Juli hingga September. Supaya kita tak masuk kategori resesi ekonomi. Begitu dibelanjakan segera, kemungkinan kita kembali lagi positif masih ada peluang,” kata Jokowi. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan