CIAMIS, galuh.id – Dewan Pembina Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, Agun Gunandjar Sudarsa, mengingatkan para wisudawan untuk mengedepankan integritas, kolaborasi, serta nilai-nilai spiritual sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan penuh tantangan.
Pesan tersebut disampaikan Agun saat menghadiri prosesi wisuda Universitas Galuh Ciamis yang diikuti lebih dari 400 lulusan dari berbagai fakultas.
Dalam sambutannya, Agun menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ia juga mengapresiasi capaian akademik Universitas Galuh yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan. Apresiasi juga kepada Rektor beserta jajaran Universitas Galuh yang berhasil membawa sejumlah fakultas meraih predikat unggul serta berbagai pencapaian akademik lainnya,” ujar Agun.
Ia menilai, para lulusan saat ini akan menghadapi persaingan yang semakin ketat di tengah berbagai tantangan bangsa, mulai dari persoalan korupsi, pelanggaran hukum, kemiskinan, hingga keterbatasan lapangan kerja.
Karena itu, menurutnya, integritas menjadi modal utama yang harus dimiliki setiap lulusan dalam meniti perjalanan hidup setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Agun juga menekankan pentingnya menjadikan nilai spiritual sebagai landasan dalam setiap langkah kehidupan.
“Kita lahir bukan atas kehendak kita sendiri, melainkan atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, awali setiap langkah dengan doa, basmalah, atau menyebut nama Tuhan sesuai keyakinan masing-masing,” tuturnya.
Selain aspek spiritual, Agun mengajak para alumni untuk memiliki sikap terbuka dan menghormati perbedaan pandangan di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis.
Menurutnya, perbedaan pemikiran merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan saling menghargai, bukan menjadi sumber perpecahan.
“Dalam kehidupan yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kita harus mampu menghormati gagasan dan pemikiran yang berbeda. Tidak perlu selalu dipertentangkan, karena perbedaan adalah sesuatu yang wajar,” katanya.
Lebih lanjut, Agun mendorong para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan pekerjaan melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu.
Ia mencontohkan, lulusan dari berbagai bidang dapat bekerja sama mengembangkan usaha produktif, termasuk menggali potensi ekonomi masyarakat di pedesaan.
“Lulusan teknik bisa berkolaborasi dengan lulusan ekonomi. Bersatu, bermusyawarah, lalu menciptakan peluang usaha bersama, baik melalui UMKM maupun potensi lain yang ada di masyarakat,” jelasnya.
Agun berharap, para alumni Universitas Galuh mampu menerapkan tiga prinsip utama, yakni menjunjung nilai spiritual, menghargai perbedaan, dan membangun kolaborasi, sehingga menjadi lulusan yang dipercaya masyarakat.
“Insya Allah akan menjadi alumni Unigal yang terpercaya dan menjadi kebanggaan masyarakat Tatar Galuh Ciamis,” pungkasnya.(GaluhID/Tegar)
