Kadu Kalijaya Ciamis Laris Manis, Pengepul Raup Omzet hingga Rp15 Juta per Hari

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Musim panen kadu di Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, kembali membawa berkah bagi para petani. Buah khas daerah yang dikenal memiliki rasa manis, legit, dan daging tebal itu selalu menjadi buruan pembeli, bahkan hingga luar daerah.

Salah seorang petani sekaligus pengepul kadu Kalijaya, Wahyu, mengatakan musim panen tahun ini telah berlangsung sekitar satu setengah bulan.

“Tahun ini bukan panen raya, namun karena tingginya permintaan pasar tetap tinggi, sehingga para petani masih menikmati hasil yang cukup menguntungkan,” ujar Wahyu, Selasa (30/06/2026).

Menurutnya, keberadaan pengepul menjadi jembatan bagi para petani agar hasil panen dapat terserap pasar dengan harga yang layak.

- Advertisement -

“Tujuan saya menjadi pengepul agar petani tidak kesulitan menjual hasil panennya. Alhamdulillah, omzet penjualan bisa mencapai sekitar Rp15 juta per hari,” katanya.

Ia menjelaskan, kadu Kalijaya memiliki cita rasa yang mampu bersaing dengan durian dari daerah lain. Harga jualnya pun bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp150 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas.

“Yang harganya Rp15 ribu pun rasanya tetap manis dan legit. Sementara yang Rp150 ribu merupakan kadu premium dengan kualitas terbaik,” jelasnya.

Selain melayani pembeli eceran, Wahyu juga memasok kadu dalam jumlah besar kepada pedagang dari berbagai daerah. Salah satunya berasal dari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

- Advertisement -

“Setiap hari selalu ada pembeli yang datang, baik eceran maupun grosiran. Bahkan ada pelanggan grosir dari Purbalingga yang rutin membeli,” katanya.

Ratih salah satu penikmat kadu Kalijaya yang berasal dari Kecamatan Banjarsari mengaku setiap musim panen selalu datang langsung ke Kalijaya untuk mendapatkan buah dengan cita rasa khas tersebut.

“Kalau musim kadu saya selalu beli ke pak Wahyu. Rasanya manis, legit, dagingnya tebal, dan harganya sesuai dengan kualitas. Makanya saya lebih memilih beli langsung di Kalijaya,” ungkap Ratih.

Dengan cita rasa yang khas dan kualitas yang terus terjaga, kadu Kalijaya kini menjadi salah satu komoditas unggulan Kecamatan Banjaranyar.

Tingginya permintaan dari berbagai daerah tidak hanya mengangkat nama buah lokal tersebut, tetapi juga menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan bagi para petani dan pengepul setempat. (GaluhID/Uus)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

DPMPTSP Ciamis Minta Pelaku Usaha Segera Sampaikan LKPM Triwulan II 2026

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis mengingatkan pelaku usaha untuk mengirimkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II Tahun 2026 antara 1 hingga 15 Juli. Laporan ini penting untuk memantau investasi dan mendukung kebijakan ekonomi. Kepatuhan dalam pelaporan akan meningkatkan kepercayaan investor.

Artikel Terkait