Kalah dari Babel United, PSGC Ciamis Hilang Konsentrasi di Babak Kedua

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita PSGC, galuh.id – PSGC Ciamis kembali menelan kekalahan di laga tandang Liga 2 Grup Barat, setelah takluk dari tuan rumah Babel United 2-1 di Stadion Depati Amir, Bangka Belitung, Minggu (07/07/2019) sore. Kekalahan PSGC dari tim berjuluk Laskar Timah Panas ini disebut-sebut lantaran para pemain kehilangan konsentrasi pada babak kedua.

Kekalahan ini sekaligus mencatatkan PSGC belum pernah menang dari laga perdana hingga laga ke 3.

Dari komposisi pemain sebenarnya Laskar Singa Cala diisi pemain berpengalaman, namun hal tersebut belum bisa mengangkat performa tim kebanggaan masyarakat Tatar Galuh.

Meskipun dari segi permainan sudah ada peningkatan, terlihat dari setiap counter attack yang kerap direpotkan barisan pertahanan lawan. Namun kembali finishing touch yang belum sempurna menjadi sorotan.

- Advertisement -

Babak pertama skuad asuhan Herrie ‘Jose’ Setiawan ini memang unggul terlebih dahulu. Menit akhir babak pertama Asep Saeful mampu merobek gawang Babel United.

Babel United mulai bangkit sejak kick off babak kedua dimulai. Terbukti beberapa serangan cepat tak mampu dibendung PSGC, hingga akhirnya PSGC harus mengakui keunggulan Babel United 2-1.

Erwan Darmawan, official PSGC Ciamis mengucapkan selamat kepada Babel United atas kemenangan yang mereka raih. Hal ini disampaikan Erwan pada sesi konferensi pers, usai pertandingan berakhir.

Selain itu Erwan menyoroti kinerja anak-anak Ciamis yang banyak kehilangan momentum, terutama dalam hal konsentrasi sehingga membuat Babel United bisa membalikan keadaaan.

- Advertisement -

“Sebelumnya kami sudah mempelajari Cara bermain Babel United. Babak pertama lancar, babak kedua kita kehilangan konsentrasi,” pungkasnya. (galuh.id/AR7)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Peternak Ciamis Ramai-Ramai Buru Sertifikat NKV? Ini Dampak Besarnya pada Kualitas Daging & Telur!

Kesadaran pelaku usaha di Ciamis terkait higienitas meningkat dengan melonjaknya pengajuan Sertifikat NKV Peternakan. Disnakkan mendorong peternak ayam untuk memenuhi standard higienitas demi menjamin produk ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Sertifikat ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar, termasuk ke pasar ekspor.

Artikel Terkait