BEKASI, galuh.id – PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC dengan skor 0-4 pada pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (10/10/2026).
Adhyaksa FC tampil dominan dan mencetak gol melalui Zahaby pada menit ke-25, Riki Dwi pada menit tambahan babak pertama dan menit ke-61, serta Rudiyana pada masa tambahan waktu babak kedua.
Pertandingan ini juga diwarnai sejumlah keputusan Video Assistant Referee (VAR), termasuk dua gol Adhyaksa yang sempat diperiksa wasit. Satu gol dianulir pada babak pertama, sementara gol Rudiyana di penghujung pertandingan dinyatakan sah.
Sejak awal pertandingan, Adhyaksa FC langsung menekan pertahanan PSGC Ciamis. Pada menit ke-2, Edward Mandosir mengancam gawang PSGC, tetapi penjaga gawang Laskar Singacala berhasil menepis bola.
Tatsuhide juga beberapa kali memberikan ancaman, termasuk melalui tendangan sudut langsung pada menit ke-4 dan tembakan pada menit ke-9 yang masih melambung di atas mistar.
PSGC sempat mencoba membalas melalui serangan balik Ghani dan peluang Ezechiel dari situasi tendangan sudut. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol.
Adhyaksa akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-25. Memanfaatkan kesalahan umpan pemain PSGC, Zahaby merebut bola dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang membawa tim tuan rumah unggul 1-0.
PSGC mencoba merespons, tetapi serangan yang dibangun belum mampu menembus pertahanan Adhyaksa. Pada menit ke-34, Darrell ditarik keluar dan digantikan Cahaya.
Adhyaksa sempat menggandakan keunggulan pada menit ke-35 melalui Zahaby. Namun, setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir karena pelanggaran dalam proses permainan.
Pada masa tambahan waktu babak pertama, Adhyaksa kembali mencetak gol melalui Riki Dwi. Berawal dari tendangan bebas Tatsuhide, bola diteruskan melalui sundulan Viera sebelum disambut Riki Dwi yang mengarahkan bola ke gawang PSGC.
Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR terkait dugaan offside, tetapi wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut. Adhyaksa pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, PSGC melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Surya untuk menggantikan Kevin. Sementara itu, Adhyaksa memasukkan Al Gazani untuk menggantikan Fabio.
Adhyaksa langsung melanjutkan tekanan. Pada menit ke-47, Zahaby melepaskan tendangan keras dari bola liar hasil sepak pojok, tetapi penjaga gawang PSGC berhasil menggagalkannya.
PSGC berusaha keluar dari tekanan melalui Aldi Imron pada menit ke-54. Namun, tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan penjaga gawang Adhyaksa.
Petaka kembali menghampiri PSGC pada menit ke-61. Zahaby memberikan umpan kepada Riki Dwi yang kemudian melepaskan tendangan keras dan berhasil membobol gawang Laskar Singacala. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan Adhyaksa.
PSGC melakukan pergantian pemain pada menit ke-60 dengan memasukkan Kaka Reda dan Yandi untuk menggantikan Athaya serta Aldi Imron. Selanjutnya, Ferdiansyah masuk menggantikan Ghani pada menit ke-73.
Meski berupaya membangun serangan, PSGC masih kesulitan menembus pertahanan Adhyaksa yang tampil solid.
Pada menit ke-81, Adhyaksa sempat kembali mencetak gol melalui Tatsuhide. Namun, setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena Rudiyana dinilai berada dalam posisi offside.
Situasi PSGC semakin sulit pada menit ke-86 ketika Faris menerima kartu kuning kedua akibat handball sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal. Adhyaksa mendapatkan tendangan bebas melalui Tatsuhide, tetapi bola masih jauh dari sasaran.
Memasuki masa tambahan waktu, PSGC sempat memperoleh peluang melalui Ezechiel dan Ferdiansyah. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan gol balasan.
Adhyaksa kemudian memastikan kemenangan melalui Rudiyana. Ia memanfaatkan bola pantulan dari penjaga gawang PSGC setelah sebelumnya menahan tendangan keras pemain Adhyaksa.
Gol tersebut kembali diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit. Skor 4-0 untuk kemenangan Adhyaksa FC bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSGC Ciamis untuk mengevaluasi pertahanan dan mengurangi kesalahan umpan, sekaligus memperbaiki efektivitas serangan pada pertandingan berikutnya.
