CIAMIS, galuh.id – Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat dalam Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2026. Keikutsertaan ini menjadi catatan sejarah bagi Kabupaten Ciamis karena untuk pertama kalinya daerah tersebut mewakili Jawa Barat pada ajang kompetisi kelurahan tingkat nasional.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Kabupaten Ciamis, Budi Yudia, mengatakan pencapaian tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah, sekaligus hasil dari keberhasilan Kelurahan Sindangrasa meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Ini merupakan sejarah karena untuk pertama kalinya Kabupaten Ciamis menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional,” ujar Budi Yudia.
Ia menjelaskan, Kabupaten Ciamis hanya memiliki tujuh kelurahan. Pada 2025, Kelurahan Sindangrasa untuk pertama kalinya mengikuti penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat dan berhasil meraih juara pertama.
Prestasi tersebut mengantarkan Kelurahan Sindangrasa melaju sebagai wakil Jawa Barat dalam kompetisi tingkat nasional pada 2026.
Menurut Budi, keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Ciamis untuk menunjukkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan kelurahan, pelayanan kepada masyarakat, serta berbagai potensi dan inovasi yang dikembangkan di tingkat lokal.
Budi menjelaskan, Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan penilaian, mulai dari administrasi hingga paparan dan wawancara.
Pada tahap awal, penilaian administrasi diikuti oleh kelurahan dari seluruh provinsi di wilayah Jawa dan Bali. Dari tahapan tersebut, dipilih lima kelurahan terbaik untuk mengikuti penilaian lanjutan berupa paparan dan wawancara.
Saat ini, Kelurahan Sindangrasa mengikuti tahapan paparan dan wawancara sebagai bagian dari proses penilaian tingkat nasional.
“Lomba ini terdiri dari tahapan penilaian administrasi, paparan dan wawancara. Untuk tahapan administrasi diikuti oleh seluruh provinsi di Jawa dan Bali, kemudian diambil lima kelurahan terbaik untuk dinilai melalui paparan dan wawancara, yang saat ini dilaksanakan oleh Kelurahan Sindangrasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, aspek utama yang menjadi perhatian tim penilai adalah kesesuaian antara data administrasi yang disampaikan dengan materi paparan. Kesesuaian tersebut kemudian diperdalam melalui sesi wawancara untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan selaras dengan kondisi dan pelaksanaan di lapangan.
“Yang menjadi fokus penilaiannya adalah kesesuaian antara data administrasi dengan paparan yang diperdalam dengan wawancara,” katanya.
Seluruh tim penilai dalam tahapan tersebut berasal dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Keikutsertaan Kelurahan Sindangrasa dalam kompetisi tingkat nasional diharapkan menjadi kesempatan bagi Kabupaten Ciamis untuk memperkenalkan berbagai capaian, potensi, dan praktik penyelenggaraan pemerintahan kelurahan kepada tingkat yang lebih luas.Selain menjadi kebanggaan daerah, pencapaian ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi pembangunan di lingkungan kelurahan.
Dengan bekal prestasi sebagai juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat pada 2025, Kelurahan Sindangrasa diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dalam tahapan penilaian nasional dan membawa nama Kabupaten Ciamis serta Provinsi Jawa Barat dengan penuh kebanggaan.
