Ketua Pembina Yayasan Unigal Ciamis Beberkan Tahapan Seleksi Rektor

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Dr. Hj. Tita Rohita, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Galuh (Unigal) Ciamis periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Galuh, Selasa (7/7/2026), menggantikan Prof. Dr. Dadi, M.Si. yang telah menyelesaikan masa jabatan periode 2022–2026.

Pelantikan tersebut menjadi awal kepemimpinan baru di Universitas Galuh sekaligus menandai komitmen yayasan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi melalui proses pemilihan yang transparan, objektif, dan akuntabel.

Ketua Pembina Yayasan Universitas Galuh, Agun Gunandjar Sudarsa, menjelaskan bahwa pemilihan rektor dilakukan melalui tahapan panjang dengan mengedepankan prinsip-prinsip good governance sejak diterbitkannya pengesahan kepengurusan baru oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU).

“Begitu pengesahan kepengurusan baru terbit, kami langsung meminta agar proses pemilihan rektor dilaksanakan dengan prinsip-prinsip good governance. Karena itu, seluruh tahapan dilakukan secara terbuka, objektif, dan melibatkan tim independen,” ujarnya.

- Advertisement -

Agun mengungkapkan, proses penjaringan diawali dari 13 nama dosen yang memenuhi persyaratan. Selanjutnya dilakukan seleksi oleh tim independen yang terdiri dari para profesor dan pakar di bidang kepemimpinan, manajemen, serta tata kelola perguruan tinggi.

Dari hasil seleksi tersebut, mengerucut menjadi lima kandidat terbaik yang kemudian mengikuti uji publik melalui dialog bersama unsur pembina, pengurus, pengawas, hingga perwakilan mahasiswa.

“Setelah uji publik, tim independen kembali melakukan penilaian hingga menghasilkan dua nama terbaik, yakni Dr. Tita Rohita dan Dr. Dewi. Kedua nama tersebut kemudian dikonsultasikan kepada pembina untuk melihat visi, misi, serta komitmen kepemimpinan lima tahun ke depan,” jelasnya.

Menurut Agun, pembina tidak mengambil keputusan secara langsung, melainkan memberikan berbagai masukan terkait tantangan yang akan dihadapi rektor baru, mulai dari strategi peningkatan penerimaan mahasiswa baru hingga penyelesaian persoalan sekitar 850 mahasiswa yang belum menyelesaikan studi.

- Advertisement -

“Kami mempertanyakan bagaimana strategi mengatasi mahasiswa yang mandek, apa penyebabnya, dan bagaimana penyelesaiannya. Itu menjadi perhatian penting karena berkaitan dengan kepercayaan publik terhadap kampus,” katanya.

Ia menambahkan, penurunan jumlah mahasiswa baru bukan hanya dialami Universitas Galuh, tetapi juga menjadi tantangan yang dihadapi banyak perguruan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan solusi inovatif dan memperkuat daya saing institusi.

Agun juga mengapresiasi capaian kepemimpinan Prof. Dr. Dadi yang telah membawa Universitas Galuh berkembang, termasuk peningkatan kualitas akademik di berbagai fakultas. Menurutnya, rektor baru memiliki tugas melanjutkan capaian tersebut dengan mendorong seluruh fakultas meraih predikat unggul.

“Fondasi yang telah dibangun Pak Prof. Dadi sudah sangat baik. Tinggal bagaimana kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas sehingga seluruh fakultas dapat memperoleh predikat unggul,” ujarnya.

Selain peningkatan mutu akademik, Agun menegaskan pentingnya menjaga identitas Universitas Galuh sebagai kampus berbasis konservasi alam dan budaya. Menurutnya, makna budaya tidak sebatas kesenian atau tradisi, tetapi harus tercermin dalam perilaku, etika, kedisiplinan, serta lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun rokok.

“Budaya Galuh adalah silih asah, asih, dan asuh. Konservasi budaya diwujudkan melalui perilaku yang beretika, lingkungan yang bersih, bebas asap rokok, serta kehidupan kampus yang mencerminkan nilai-nilai luhur. Nama Galuh harus menjadi simbol keluhuran, bukan dikaitkan dengan hal-hal negatif,” tegasnya.

Dengan dilantiknya Dr. Tita Rohita sebagai rektor baru, Yayasan Universitas Galuh berharap kepemimpinan periode 2026–2030 mampu memperkuat tata kelola perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menjawab berbagai tantangan strategis demi mewujudkan Universitas Galuh yang semakin unggul dan berdaya saing. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dr. Tita Rohita Resmi Pimpin Universitas Galuh Periode 2026–2030

Dr. Tita Rohita dilantik sebagai Rektor Universitas Galuh untuk periode 2026-2030, menggantikan Prof. Dr. Dadi. Ia berkomitmen memperkuat institusi dan mempercepat transformasi kampus menuju akreditasi unggul. Tita fokus pada tata kelola, akreditasi, dan budaya mutu, sembari menargetkan pelaksanaan smart integrated campus dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

Artikel Terkait