CIAMIS, galuh.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Ciamis. Film pendek berjudul “Sampah Jadi Harapan” karya siswa SLBN Ciamis berhasil meraih Juara II Tingkat Nasional pada cabang Film Pendek dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Pendidikan Khusus (Diksus) Tahun 2026.
FLS3N 2026 merupakan ajang talenta nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, karakter, serta prestasi di bidang seni dan sastra.
Film “Sampah Jadi Harapan” mengangkat kisah sederhana namun sarat makna tentang seorang ayah yang bekerja sebagai petugas kebersihan dan anaknya yang merupakan penyandang disabilitas. Melalui alur cerita yang menyentuh, film tersebut menyampaikan pesan bahwa di balik pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata tersimpan nilai perjuangan, kasih sayang, dan harapan yang besar.
Selain mengangkat kemuliaan profesi petugas kebersihan, film ini juga menjadi media untuk menyuarakan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi, hak, dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang gemilang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih SLBN Ciamis menjadi bukti bahwa peserta didik berkebutuhan khusus mampu bersaing dan menghasilkan karya berkualitas di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih SLBN Ciamis. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Ciamis untuk terus berkarya, berinovasi, dan percaya pada kemampuan diri,” ujar Erwan.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru pembimbing, kepala sekolah, serta dukungan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.
“
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat yang luar biasa. Dinas Pendidikan akan terus mendukung lahirnya talenta-talenta terbaik dari Ciamis, termasuk dari satuan pendidikan khusus,” tambahnya.
Keberhasilan “Sampah Jadi Harapan” diharapkan menjadi inspirasi bahwa karya seni tidak hanya menjadi media berekspresi, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mengubah cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas dan profesi yang selama ini kurang mendapat perhatian. (GaluhID/Tegar)
