Kisah Didin, Kadus Asal Rancah Ciamis yang Sembuh dari Kanker Ganas

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Meski kondisi drop, ia pun terus berjuang untuk bangkit dan menumbuhkan semangat, bahkan ia pun menjalani kemoterapi sebanyak 21 kali terapi sinar 40 kali.

Bahkan harus berpisah dengan anaknya selama 3 bulan, karena menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Margono Jawa Tengah.

Didin melewati masa-masa sulit, bahkan ia pun sempat putus asa serta pasrah atas penyakitnya tersebut.

“Terasa sedih saat menjalani sinar di ruangan sendiri, saya berfikir ini di dunia apalagi nanti di alam kubur,” ungkapnya.

- Advertisement -

Semangatnya mulai tumbuh saat bisa bertemu dengan anak dan keluarga, ia pun disiplin apa yang dokter anjurkan.

Saat ini ia masih menjalani kontrol dan menurutnya kontrol terakhir pada 6 Februari 2025.

“Intinya tetap semangat, ikuti aturan dokter, jadwal kontrol sesuai waktunya meskipun kondisi sehat, dan optimis untuk sembuh,” pungkasnya.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Peringati Hari Jadi Ciamis, Doervoer Tebar Kepedulian Lewat Donor Darah dan Santunan

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, komunitas Doervoer mengadakan donor darah dan santunan untuk anak yatim piatu serta penyandang thalasemia. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Bupati Herdiat Sunarya mengapresiasi gotong royong yang menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah, serta menyerahkan 160 paket sembako kepada penerima manfaat.

Artikel Terkait