Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021
 
 

Korupsi Retribusi Situ Lengkong Panjalu Ciamis, Negara Rugi 2,2 Milyar

Berita Ciamis, galuh.id – Kasus korupsi retribusi Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis telah merugikan keuangan negara hingga milyaran rupiah.

Dari laporan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP), kerugian negara mencapai Rp 2,2 milyar lebih.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis saat ini telah menetapkan satu orang tersangka dugaan kasus korupsi retribusi Situ Lengkong Panjalu.

Penetapan tersangka ini setelah diterimanya laporan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP.

Korupsi Retribusi Situ Lengkong Panjalu Tetapkan 1 Tersangka

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ciamis A Tri Nugraha mengatakan, satu orang tersangka terkait kasus korupsi retribusi Panjalu ditetapkan pada Juni 2020.

Meski demikian, pihaknya belum menyebut secara detail latar belakang dan inisial tersangka dengan alasan penyidikan.

”Juni kemarin, 1 tersangka sudah ditetapkan. Pemanggilan pada tersangka juga sudah kami lakukan. Identitasnya belum bisa disampaikan. Nanti ada waktunya,” ujar Tri, Rabu (22/7/2020).

Tri mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan setelah diterimanya laporan hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP).

Dari hasil perhitungan BPKP, kerugian negara mencapai Rp 2,2 milyar lebih dari tahun 2015 sampai tahun 2018.

Tak Setor PAD ke Pemda Ciamis

Tersangka diketahui tidak menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ciamis. Sebab, ada aturan tentang dana bagi hasil dari retribusi Situ Lengkong Panjalu.

Dalam perkara dugaan kasus korupsi retribusi Panjalu ini, pihak Kejari Ciamis juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi.

Apabila hasil penyidikan sudah lengkap atau P21, maka kasus tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan.

“Jika sudah masuk P21 atau sudah lengkap, selanjutnya kasus akan dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Pihaknya juga akan mendalami terkait ada atau tidaknya tersangka lain dalam kasus ini. Perkara korupsi retribusi Situ Lengkong Panjalu secepatnya ditindaklanjuti ke tahap sidang.

Tri juga menjelaskan tentang kasus finger print di Ciamis yang saat ini sedang ditangani. Dalam kasus ini, BPKP telah memberikan apa yang kurang untuk dilengkapi Kejaksaan.

Tapi berhubung pandemi Corona, prosesnya menjadi terkendala. Karena perlu ada pemanggilan saksi untuk melengkapinya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan dan melengkapi kekurangan dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi atau BPKB.

“Secepatnya akan segera kita selesaikan. Untuk melengkapi yang kurang dari BPKP,” jelas Tri. (GaluhID/Evi)

Loading...

Artikel Terkait

Air Batu Sangkala Bolong Situs Ciluncat Ciamis Sembuhkan Penyakit

Berita Ciamis, galuh.id - Mata air Batu Sangkala Bolong yang berada di pesawahan lingkungan Situs Ciluncat Ciamis, punya khasiat menyembuhkan penyakit. Konon kabarnya, bermacam penyakit...

Peluang Ekonomi Ciamis Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2022

Berita Ciamis, galuh.id - Penunjukan kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2022 menjadi peluang bagi masyarakat. Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan...

Forum Semua Bicara FKB Ciamis, Satukan Persepsi Demi Bangsa

Berita Ciamis, galuh.id - Forum Ketahanan Bangsa (FKB) Kabupaten Ciamis menggelar acara yang bertajuk Semua Bicara pada hari Kamis (14/1/2021). Kegiatan dalam forum tersebut dengan...

Temukan Kami

48,141FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya