Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Lapangan Sepakbola di Banjarsari Rusak, Pemuda Pertanyakan Tanggung Jawab Pemerintah

Banjarsari, galuh.id – Prestasi sepakbola Kabupaten Ciamis sudah membaik, PSGC Ciamis naik kasta kembali ke Liga 2 Indonesia, pemain muda bermunculan, dan para aktor-aktor pengadil lapangan mampu berkiprah di level Nasional. Semua hal tersebut membuat bangga masyarakat Tatar Galuh.

Namun kebanggaan tersebut, rupanya belum mampu dirasakan oleh sebagian penggiat sepakbola yang berada di Ciamis Selatan. Kenyataan miris justru terjadi di lapangan sepakbola sebagai sarana olahraga yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Keadaan beberapa lapangan sepakbola di Banjarsari dianggap tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat bermain sepakbola.

Galuh ID menemui penggiat sepakbola Pemuda Mandiri Banjarsari saat pelaksanaan pemasangan Papan Peringatan Penggunaan Fasilitas Olahraga di Lapang Sepakbola Desa Banjarsari, Minggu (5/5/2019).

Boby Irawan selaku Ketua mengatakan, Pemuda Mandiri mengambil sebuah inisiatif untuk membereskan lapang sepakbola Banjarsari karena kondisinya yang tidak terawat, baik dari segi penataan maupun kontur tanah.

“Di lapang ini, tinggi lapang sama dengan tinggi sawah yang berada di sekitarnya, sehingga ketika hujan turun air tergenang. Begitu juga sebaliknya ketika musim kemarau keadaan tanah retak-retak, tidak rata dan berlubang seperti sawah yang sering kita temukan ketika musim kemarau,” kata Boby pada Galuh ID, Minggu (5/5/2019).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna lapang. Karena itu, pihaknya pun tergerak untuk memperbaiki lapang sesuai dengan kemampuan mereka.

“Sedikit demi sedikit tanpa ada bantuan dari manapun dengan alat seadanya. Alat yang digunakan pun hanya menggunakan parang, mesin rumput yang kami pinjam dari tetangga, bahkan kami membereskan dengan tangan kosong. Namun alhamduliah dari jumlah anggota kami sebanyak 50 orang, dapat bahu membahu memperbaiki lapang,” jelasnya.

“Langkah ke depan, kami akan berupaya kepada pemerintah terkait untuk berpartisipasi dalam perbaikan lapang maupun operasional kami di lapangan. Kami berharap pemerintah merespon jangan sampai ada anggapan dari masyarakat bahwa Banjarsari dan wilayah Ciamis selatan dianaktirikan karena pembangunan sarana olahraga yang tidak merata,” katanya.

Lebih lanjut Boby berharap agar pembangunan tidak hanya terpusat di pusat kota atau Ciamis Utara, karena menurut Boby, warga Banjarsari juga sama kedudukannya sebagai warga Kabupaten Ciamis.

Boby juga mengingatkan jika keberadaan lapangan itu penting untuk memberikan ruang kreatifias terbuka pemuda dalam menyalurkan minat dan bakatnya. Hal ini, kata Boby, merupakan usaha antisipasi dari kegiatan yang kurang positif yang tumbuh masif di kalangan pemuda yang dapat menjadi sebuah karakter negatif.

“Kami mengimbau pula kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan lapangan sepakbola Banjarsari di luar kegiatan olahraga. Begitupun masyarakat atau Pemerintah Desa untuk tidak memaksakan kegiatan non olahraga karena hal tersebut akan memperburuk kondisi lapangan,” katanya.

Sementara Asepudin, Satgas Barisan Masyarakat Banjarsari Kawasen Bersatu (BMBKB) mengatakan keberadaan lapang sepakbola yang berada di Ciamis selatan sangat memprihatinkan. Menurutnya, hanya beberapa lapang saja yang keadaannya dalam kondisi baik, namun lokasinya cukup jauh dan sulit dijangkau oleh masyarakat pencinta sepakbola.

“Dari sekian lapangan, hanya Kecamatan Banjarsari yang paling parah,” kata Asepudin.

Asep juga menambahkan, kondisi lapangan rata-rata becek, berlumpur, dan tidak rata. Kondisi ini, kata Asep harus diperhatikan oleh seluruh kalangan yang memiliki kepentingan terhadap kemajuan sepakbola.

“Terutama pemerintah setempat dan Pemerintah Daerah harus memperhatikan kondisi ini, sebagai yang bertanggungjawab atas kondisi buruknya fasilitas olahraga masyarakat,” pungkasnya. (galuh.id/Yanyan)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.