Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021
spot_img

Leg Kedua Babak 16 Besar UCL, Chelsea Dilanda Badai Cedera

Berita Olahraga, galuh.id – Leg kedua babak 16 besar UCL (UEFA Champions League) 2019-2020, Chelsea bertandang ke markas Bayern Munich pada Minggu (09/08/2020) dini hari WIB.

Dalam menghadapi Die Rotens, Chelsea tidak akan tampil dengan skuad utamanya.

Frank Lampard harus rela bermain tanpa nama-nama seperti Cesar Azpilicueta, Christian Pulisic, Billy Gilmiour dan Pedro.

Baca Juga: Jadwal Liga Champions Kembali Bergulir Akhir Pekan Ini

Mereka masih dirundung cedera saat Chelsea kalah 2-1 dari Arsenal di final Piala FA. Sementara itu, Willian juga keluar lalu Marcos Alonso dan Jorginho absen karena harus menjalani akumulasi kartu.

Dengan kondisi seperti ini, Lampard harus meramu strategi tertentu untuk menebus agregat 3-0 pada leg pertamanya di London Februari lalu.

Leg Kedua Babak 16 Besar UCL

Saat memberikan keterangan terhadap pers, dilansir dari Supersports, Lampard mengatakan bahwa beberapa pemainnya akan absen selama tiga sampai enam pekan.

Dia meneruskan, seperti Pulisic yang cedera hamstring akan absen selama enam pekan. Sementara Azpilicueta akan absen selama tiga pekan.

Lampard mengakui, serangkaian cedera di akhir musim ini menghambat skuad utamanya. Dia mengatakan para pemain harus sangat berhati-hati.

“Kami ingin permainan yang baik. Secara keseluruhan pemain diharapkan agar tetap berhati-hati,” katanya.

Di sisi lain, Bayern sedang mencari treble gelar setelah memenangkan Bundesliga dan gelar ganda Piala DFB.

Kendati demikian, terdapat kabar baik tentang pemain Chelsea yang lain. Ruben Loftus-Cheek akan cepat pulih kembali dari cederanya dan siap untuk bertanding.

Selain itu, N’Golo Kante juga siap tampil prima untuk pertandingan leg kedua ini. Gelandang Chelsea itu telah dinyatakan fit dan siap untuk tampil maksimal.

Pengalaman Lampard Sebagai Modal Untuk Memberi Kejutan

Lampard akan memanfaatkan pengalaman bermainnya sendiri di Munich. Ketika mereka bangkit dari ketertinggalan satu gol pada tahun 2012.

“Kami memenangkan adu penalti saat melawan Bayern. Lalu kami mengangkat trofi. Ini untuk memotivasi para pemain,” imbuhnya.

Selanjutnya, Lampard juga berharap agar anak asuhnya bisa memberikan kejutan dan mencoba untuk melakukan sesuatu yang istimewa.

“Saya ingin mereka merasakan dan menunjukkan. Bahwa mereka dapat mengubah permainan ini. Mereka juga dapat mencoba sesuatu yang istimewa,” pungkasnya. (GaluhID/Maulana)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
274PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan