Senin, 26 Juli 2021
Senin, 26 Juli 2021
BJB

Liga 2 2020 Dimulai Dengan Panduan Kesehatan Ketat

spot_img

Info Liga 2, galuh.id – Liga 2 2020 dimulai pada bulan Oktober mendatang yang sebelumnya terhenti sejak Maret 2020.

Namun, guna melanjutkan kompetisi di tengah pandemi virus Corona, PSSI sudah menyiapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini untuk menghindari pemain ataupun official klub peserta Liga 2 yang terpapar virus Corona ketika kompetisi sedang berlangsung.

Melalui Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi secara terbuka mengatakan, pihaknya sudah membuat protokol kesehatan.

Liga 2 2020 Dimulai

Hal ini dilakukan guna mendukung kembali bergulirnya kompetisi Liga 2 2020 dimulai, dan sudah disiapkan oleh tim medis PSSI yang dipimpin oleh dokter timnas Indonesia, Syarif Alwi.

Dalam waktu dekat ini, PSSI selanjutnya akan memberikan protokol kesehatan tersebut kepada klub-klub peserta Liga 2 2020.

Dasar Pemikiran Protokol Kesehatan

Seiring dengan penerapan fase ‘new normal’ dari pemerintah pusat, PSSI melakukan penyesuaian terhadap kompetisi yang rencananya akan kembali bergulir.

Salah satunya dengan membuat langkah- langkah antisipasi pencegahan dan pengendalian penularan virus Corona.

Di sisi lain, PSSI juga memiliki beberapa catatan mendasar terkait keputusan mereka untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 2020 dimulai.

Peserta Liga 2 Terhindar dari Krisis Finansial

Hal tersebut dalam upaya membuat para kontestan Liga 2 terhindar dari krisis finansial setelah vakum cukup lama karena pandemi.

Selain itu, kelanjutan Liga 2 2020 dimulai juga sebagai kampanye adaptasi terhadap pandemi virus Corona, menjelang bergulirnya Piala Duni U-20 2021 di Indonesia.

Agar para pemain yang akan menjadi kontingen Indonesia nantinya diharapkan punya persiapan yang cukup lewat kompetisi.

Poin-poin protokol kesehatan

Melansir dari laman Skor id, kali ini Galuh ID akan coba membahas protokol kesehatan untuk pertandingan sepakbola yang telah disusun oleh PSSI.

1. Setiap klub Liga 2 akan melakukan rapid test 1 kali tiap minggu kepada seluruh tim dan ofisial selama liga berlangsung nanti.

Selain itu, manajemen klub juga diminta untuk memperhatikan himbauan dan instruksi Pemerintah pusat dan daerah terkait prosedur kesehatan.

2. Penggunaan masker diwajibkan di lingkungan latihan dan screening pengukuran suhu tubuh setiap hari ke setiap pemain dan ofisial.

3. Tiga hari sebelum pertandingan, dilakukan rapid test pertama. Kemudian di H-1 kembali dilakukan rapid test untuk yang kedua.

Hasil tes tersebut akan diserahkan ke panitia pelaksana (panpel) jam 10.00 WIB di hari H. Prosedur yang sama berlaku juga untuk wasit.

4. Hanya pemain dan wasit dengan hasil tes negatif yang dibolehkan bermain. Tapi, ada wasit yang positif Covid-19, maka akan disiapkan wasit cadangan.

Pemain dengan hasil positif tanpa gejala, akan diisolasi mandiri dengan diawasi oleh dokter tim.

5. Pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan berada di stadion dengan total hanya 254 orang dengan terbagi ketiga zona.

Zona 1: FOP (field of play) 82 orang
Zona 2: tribun area 100 orang
Zona 3: di sekeliling stadion (keamanan,dan lain sebagainya) 72 orang

Perketat Pengamanan

Dalam aturan kelima ini, PSSI memperketat pengamanan pada hari pertandingan dengan pengawasan pintu masuk.

Hal ini dilakukan agar di mana setiap orang yang masuk atau keluar harus melalui satu pintu dan terpantau oleh para petugas

6. Saat hari pertandingan, hanya ada satu pintu masuk atau keluar dan wajib dilakukan pengukuran suhu.

Setiap orang wajib menggunakan masker dan berjarak minimal 1 meter (social distancing).

Apa bila akan masuk ke zona 1 dan 2 wajib memperlihatkan surat keterangan sehat bebas virus Corona.

7. Setiap pemain dihimbau agar tidak melakukan jabat tangan. Tidak berbagi botol minum dengan pemain lain dan tidak meludah di lapangan.

Selepas pertandingan, disarankan tidak makan bersama dan mandi di ruang ganti stadion.

8. Tidak ada wawancara media dengan pemain dan ofisial di lapangan. Wawancara dilakukan secara virtual di ruang press conference yang disiapkan.

Protokol Kesehatan Akan Disempurnakan

Demikian protokol kesehatan yang disiapkan oleh PSSI. Tentu pasti akan disempurnakan lebih detil lagi.

Kita harus mengapresiasi agar kompetisi Liga 2 2020 dimulai dengan semestinya dan semoga akan ada solusi terbaik untuk sepak bola kita. (GaluhID/Dhi)

Artikel Lainnya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
265PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan