Sabtu, 12 Juni 2021
Sabtu, 12 Juni 2021
BJB

May Day di Tengah Corona, HMI Ciamis Berharap Buruh Saling Tolong

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional atau biasa disebut dengan May Day di tengah pandemi Corona.

Setiap tanggal 1 Mei buruh selalu merayakannya dengan melakukan unjuk rasa di berbagai kota.

Di Ciamis sendiri, setiap tahunnya sejumlah Organisasi Buruh, OKP, Ormas atau organisasi yang lain turut serta memperingati May Day dalam rangka menuntut hak buruh yang masih perlu diperjuangkan.

Saat ini, dalam memperingati May Day di tengah pandemi Corona tentu jelas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Mengenai hal memperingati Hari Buruh pun, salah satu organisasi mahasiswa tertua di Indonesia, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis angkat suara.

Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Hernawan mengatakan di tengah pandemi Corona seperti ini, para buruh diharapkan untuk memaknai momentum hari buruh sedunia dengan prinsip ta’awun atau saling tolong menolong.

Hal tersebut, menurutnya, tentu akan memberi motivasi atau semangat baru bagi buruh yang di PHK akibat Covid-19.

Dia menyatakan, May Day kali ini diharapkan para buruh bisa saling tolong menolong untuk memotivasi kembali terutama kepada yang terdampak Covid-19.

“Seperti berbagi sembako serta kebutuhan sehari-hari yang lain,” katanya saat dihubungi via telepon. Jum’at (01/05/2020).

Yang Terdampak Bisa diberdayakan Melalui Padat Karya Tunai Desa

Hernawan menuturkan, pemerintah juga harus betul-betul memperhatikan kesejahteraan kaum buruh.

Apalagi di tengah wabah Covid-19 buruh banyak yang di PHK. Terhitung, total keseluruhan per 29 April 2020, jumlah karyawan di PHK, dirumahkan dan diliburkan berjumlah 7.476 orang.

Dia meneruskan, termasuk orang Ciamis yang kena dampak PHK dari perusahaannya di luar kota. “Maka pemerintah harus mengambil langkah cepat dan strategis. Mereka bisa diberdayakan nantinya dengan program Padat Karya Tunai Desa,” tuturnya.

Sebagaimana surat edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, No. 08 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19. Pemberdayaan bagi yang terdampak, bisa melalui Padat Karya Tunai Desa.

Kemudian, Hernawan berharap, agar wabah ini segera berakhir, hingga perekonomian di daerah bisa berjalan seperti semula. Selain itu kita sebagai kaum muslim harus tetap sabar dalam menghadapinya.

“Wabah ini sebagai ujian bagi kaum muslim. Semoga kita sabar dalam menghadapinya,” tandasnya. (GaluhID/Maulana)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
252PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan