oleh

Mengenal Konsep Self Apparel yang Mulai Menjamur di Klub Liga 1

Hubungi
 
 

Info Liga 1, galuh.id – Permasalahan perlengkapan olahraga yang digunakan saat berkompetisi, tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata. Uniknya, mulai muncul konsep “Self Apparel” di sejumlah klub Liga 1.

Hal ini menjadi geliat bisnis tersendiri bagi industri perlengkapan olahraga di tanah air. Khususnya berkaitan dengan jersey yang akan digunakan pemain untuk mengarungi kompetisi teratas Indonesia.

Loading...

Alih-alih bekerjasama dengan sejumlah brand Apparel, beberapa tim malah membuat lini produksi sendiri untuk menyediakan kebutuhan tim ataupun merchandise fans.

Hal ini terjadi berkaitan dengan beberapa faktor. Berdasarkan pengamatan kami faktor yang jelas nampak adalah soal margin bisnis, distribusi produk, desain, dan harga yang terjangkau fans.

Dikutip dari Jawapos, Persebaya Surabaya pada salah satu musim mampu memperoleh pendapatan kotor sebesar 19,7 miliyar dari lini merchandise. Juara Liga 2 2017 ini  menggenjot merchandise dengan konsep Self Apparel.

Selain itu, berdasarkan lansiran halaman yang sama sebelumnya, CEO Bali United, Yabes Tanuri menyampaikan dengan konsep self Apparel lebih bisa disesuaikan dengan kemampuan fans.

Sedangkan Barito Putra dan Borneo FC juga sejak musim 2019 telah mengikuti langkah Persebaya dan Bali United. Selain harga yang lebih terjangkau fans, masalah desain ternyata lebih bebas.

Berdasarkan pernyataan Novi Umar, Chief Marketing Borneo bulan Mei 2019 di Jawapos, melihat dari sisi desain, Borneo lebih bisa berkreasi.

Sangat beda bila bekerja sama dengan apparel lain. Menurutnya, kerja dengan apparel tertentu harus ada penyesuaian.

Sedangkan Arema FC pada paruh pertama musim lalu bekerjasama dengan X Munich. Lalu kemudian pada paruh kedua tiba-tiba berganti Apparel. Khususnya, merek SEA singkatan dari Singo Edan Apparel.

SEA merupakan Self Apparel bikinan manajemen Arema, setelah bercerai dengan X Munich.

Berkaitan dengan konsep Self Apparel yang mulai menjamur di klub Liga 1. Bila menguntungkan tentu layak dikaji oleh tim-tim lainnya. (GaluhID/Waskito)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA