oleh

Mortir Peninggalan Zaman Penjajahan Ditemukan di Ciamis

Hubungi
 
 

Mortir Peninggalan Zaman Penjajahan Ditemukan di Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id – Diduga temuan Mortir peninggalan zaman penjajahan Belanda ditemukan di kebun warga di Dusun Samarang RT 006 RW 006 Desa Mekarsari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Kamis (27/2/2020).

Mortir dengan panjang sekitar 20 sentimeter itu ditemukan tergeletak di bawah akar pohon kelapa.

Loading...

Saat ditemukan, kondisi mortir sudah berkarat namun diperkirakan masih aktif.

Camat Tambaksari Dadang Heryana, mengatakan, mortir yang diduga sisa penjajahan Belanda itu ditemukan oleh warga penebang pohon kelapa.

Dirinya mengaku mendapat laporan dari warga terkait temuan mortir di salah satu kebun di wilayah Dusun Samarang.

“Mortir itu ditemukan warga, begitu dapat laporan, saya langsung mendatangi lokasi penemuan mortir,” ujarnya.

Mortir tersebut, kata Heryana, ditemukan secara tidak sengaja oleh Uju, warga setempat, saat tengah menebang pohon kelapa di kebun.

Uju yang saat itu tengah menggali akar pohon kelapa, tidak sengaja menemukan benda menyerupai peluru di bawah akar pohon.

Mortir yang ditemukan Uju tersebut berbentuk lonjong, dengan panjang sekitar 20 sentimeter, diameter lingkarannya sekitar 9 sentimeter.

“Ukuran mortirnya cukup besar, ya kira-kira sebesar betis orang dewasa lah,” katanya.

Diduga, mortir tersebut merupakan peninggalan saat zaman perang sebelum kemerdekaan dan sudah terkubur cukup lama. Kemungkinan mortirnya pun masih aktif.

“Kemungkinan ini mortirnya masih aktif, bisa bahaya buat warga, kalau meledak bisa luluh lantah sekampung,” ujarnya.

Heryana pun mengimbau kepada warga setempat untuk berhati-hati karena dikhawatirkan mortir bisa meledak jika tidak ditangani oleh ahlinya.

Temuan mortir peninggalan zaman penjajahan ini kemudian dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan saat ini mortir sudah diamankan oleh Kepolisian Sektor Rancah. (GaluhID/Evi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA