Jabar, galuh.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat memprediksi awal musim hujan 2025-2026 akan datang lebih cepat dibandingkan kondisi normal 30 tahun terakhir (1991–2020).
Dari 41 Zona Musim (ZOM) di Jawa Barat, sebanyak 22 ZOM perkiraan mengalami kemajuan awal musim hujan. Dengan sifat hujan didominasi kategori Atas Normal.
BMKG menyebutkan, puncak musim hujan di Jawa Barat akan terjadi bervariasi antara Oktober 2025 hingga Maret 2026.
Sekitar 41,46% wilayah atau 17 ZOM prediksi mengalami puncak hujan pada Oktober 2025, 31,70% wilayah pada November 2025–Januari 2026, dan 26,82% wilayah pada Februari–Maret 2026.
Awal Musim Hujan 2025-2026 di Jawa Barat
Sepanjang Tahun Hujan (2025): Sukabumi, sebagian besar Bogor, Purwakarta selatan, Cianjur utara–selatan, Garut tenggara, Kota/Kabupaten Tasikmalaya, sebagian Karawang selatan, Subang selatan, Bandung Barat utara, serta Ciamis barat laut.
Agustus 2025: Pangandaran, Kota Banjar, Kota Bandung, Kota Cimahi, sebagian besar wilayah Ciamis, Bandung, Bandung Barat, Kuningan selatan, Majalengka utara–selatan, Subang tengah, Karawang selatan, dan Bekasi selatan.
September 2025: Sumedang, Majalengka, Bandung timur, Garut utara, Cianjur tengah, sebagian Cirebon, Kota Cirebon, dan Kuningan barat laut.
Oktober 2025: Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Prediksi Sifat Musim Hujan 2025-2026
Atas Normal (AN): Sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Pangandaran, Sukabumi, dan Bogor.
Normal (N): Depok, Bogor utara–timur, Bekasi selatan, Karawang selatan, sebagian besar Subang, Sukabumi utara, Garut timur, serta sebagian Tasikmalaya.
Puncak Musim Hujan per Wilayah
Oktober 2025: Wilayah Jawa Barat bagian selatan, meliputi Kota/Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur selatan, Garut tenggara, Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis tengah–selatan, Kota Banjar, dan Pangandaran.
November 2025: Sukabumi tengah, Cianjur timur, Garut barat.
Januari 2026: Kota/Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, Kota/Kabupaten Cirebon, dan Kuningan barat laut.
Februari 2026: Sumedang, Garut utara, Bandung timur, Tasikmalaya utara, Ciamis utara, Kuningan timur, dan Cirebon timur.
Maret 2026: Purwakarta, Subang selatan, Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cimahi, serta sebagian wilayah Cianjur.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi hujan Atas Normal berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah di sejumlah daerah Jawa Barat.
Oleh karena itu, memerlukan langkah antisipasi, terutama di wilayah rawan bencana. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
