Novel “The Advokat” Karya WBP Lapas Ciamis Diterbitkan dalam Enam Bahasa

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Karya literasi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Ciamis kembali mendapat perhatian. Novel berjudul The Advokat karya Muhamad Ijudin Rahmat diproyeksikan terbit dalam enam bahasa internasional sebagai bagian dari upaya membawa karya warga binaan ke tingkat yang lebih luas.

Novel tersebut diterbitkan melalui PT Mas Media Indonesia. Perwakilan penerbit, Ir. Yadi Mulyadi, mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal proses penerbitan dan pengembangan distribusi karya tersebut hingga ke pasar internasional.

“Karya ini memiliki kekuatan narasi dan nilai edukasi hukum yang sangat luar biasa bagi masyarakat luas,” ujar Yadi Mulyadi.

Menurutnya, gagasan dan narasi yang dituangkan Muhamad Ijudin Rahmat dinilai memiliki daya tarik tersendiri sehingga penerbit menyiapkan penerjemahan novel tersebut ke dalam enam bahasa asing.

- Advertisement -

Saat ini, kata Yadi, pihak penerbit tengah mematangkan berbagai persiapan teknis, termasuk rencana peluncuran dan pengenalan karya kepada masyarakat.

The Advokat tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga mengangkat sejumlah kisah dan dinamika advokasi hukum yang menjadi latar dalam perjalanan tokoh di dalam novel.

Beberapa bagian cerita disebut memiliki keterkaitan dengan berbagai peristiwa dan pemberitaan yang pernah muncul di ruang publik. Di antaranya kisah perjuangan advokasi masyarakat adat Walatra, persoalan warga Sindangkerta, hingga sejumlah perkara hukum lainnya.

Novel tersebut juga mengangkat cerita mengenai konflik hukum yang pernah melibatkan pejabat publik, pembelaan terhadap warga negara asing asal Korea, serta perjuangan masyarakat Cikalong di Kabupaten Pangandaran.

- Advertisement -

Namun, keterkaitan antara narasi dalam novel dengan peristiwa nyata tetap perlu ditempatkan secara proporsional. Sebagai karya sastra, novel memiliki sudut pandang dan interpretasi penulis sehingga tidak dapat serta-merta diposisikan sebagai dokumen atau fakta hukum.

Karena itu, verifikasi terhadap dokumen, data lapangan, arsip sejarah, maupun pemberitaan media tetap diperlukan apabila terdapat narasi yang merujuk pada peristiwa nyata.

Sementara itu, PT Mas Media Indonesia juga tengah menyiapkan agenda bedah buku di Lapas Kelas IIB Ciamis. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap koordinasi dan pengajuan permohonan kepada pihak lapas.

Yadi mengatakan, koordinasi dengan jajaran pemasyarakatan terus dilakukan mengingat Muhamad Ijudin Rahmat masih menjalani masa pidana sebagai warga binaan.

“Kami sangat berharap pihak Lapas Kelas IIB Ciamis memberikan izin dan memfasilitasi acara bedah buku ini,” katanya.

Menurutnya, kegiatan bedah buku tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperkenalkan karya The Advokat, tetapi juga dapat menjadi ruang apresiasi terhadap kreativitas warga binaan.

Kehadiran karya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan dapat diarahkan pada pengembangan potensi, kreativitas, dan kemampuan intelektual warga binaan.

Penerbitan The Advokat dalam enam bahasa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan positif, khususnya di bidang literasi.

Bagi masyarakat, karya tersebut juga membuka ruang dialog antara dunia pemasyarakatan, sastra, media, dan praktisi hukum.

Pada akhirnya, perjalanan The Advokat dari balik tembok Lapas Ciamis menuju pembaca yang lebih luas menjadi gambaran bahwa proses pembinaan dapat melahirkan karya yang memiliki nilai edukasi sekaligus membuka kesempatan bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi dirinya. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Jelang Liga 2, PSGC Ciamis Tunggu Tambahan Pemain dari Persib Bandung

PSGC Ciamis menanti kedatangan empat hingga enam pemain Persib Bandung untuk memperkuat tim dalam Liga 2 musim 2026/2027. Asisten Pelatih Eka Ramdani mengakui persiapan PSGC tertinggal dibanding tim lain, namun berusaha memaksimalkan waktu latihan. Mereka juga merencanakan pertandingan uji coba untuk mengukur perkembangan tim.

Artikel Terkait