Rabu, 23 Juni 2021
Rabu, 23 Juni 2021
BJB

Pasien Corona di Ciamis Bertambah 22 Orang, Total 252 Kasus

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Ciamis pada hari Minggu (8/11/2020) bertambah 22 orang. Sehingga jumlah totalnya naik mencapai 252 kasus.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Ciamis menyebutkan perkembangan data warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Minggu 8 November 2020 bertambah 22 kasus.

“Kasus positif di Kabupaten Ciamis bertambah. Per hari Minggu (8/11/2020) ada 22 orang warga Ciamis yang terkonfirmasi Covid-19,” kata Bayu Yudiawan, Kabid Penyakit Menular Kantor Kesehatan Ciamis.

Rincian bertambah 22 orang ini terdiri dari 12 orang asal Kecamatan Ciamis. Kemudian 2 orang asal Kecamatan Baregbeg, 6 orang dari Rajadesa. 1 orang dari Cihaurbeuti dan 1 orang dari Panjalu.

Untuk klaster terkonfirmasinya, lanjut Bayu, yaitu 2 orang dari Panjalu dan Cihaurbeuti terkonfirmasi positif dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis.

Lalu 6 orang dari Kecamatan Rajadesa adalah kontak erat dari pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal sebelumnya, berasal dari keluarga dan tetangga.

Pasien Corona di Ciamis Bertambah 22 Orang, Kasus Positif dengan Gejala ILI

Selanjutnya, 7 orang yang berasal dari Kecamatan Ciamis adalah kontak erat dari kondektur yang terkonfirmasi saat berobat ke puskesmas dengan gejala Influenza Like Illnesss (ILI).

Dua orang dari RSUD, kata Bayu, riwayat terkonfirmasi dari kunjungan berobat karena gejala ILI. Dan 2 orang dari Kecamatan Baregbeg merupakan kontak erat dari nakes (keluarganya).

Pengertian dari Influenza Like Illnesss (ILI) sendiri merupakan keluhan seperti penyakit influenza yakni batuk pilek demam nyeri tenggorokan, hilang penciuman, lemas.

”Tapi, dengan riwayat spesifik. Seperti riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi. Atau riwayat lain yang mengarah ke paparan Covid-19,” jelas Bayu.

Untuk penanganan orang yang terkonfirmasi positif tanpa gejala (OTG), masih mengandalkan isolasi mandiri dengan melakukan survei epidemiologi. Dengan memisahkan yang positif dan negatif.

Menurut kajian epidemiologi dari tim teknis, sambung Bayu, merekomendasikan untuk isolasi terpusat.

Bayu menambahkan, Kantor Kesehatan Kabupaten Ciamis telah menyampaikan opsi ke BPBD dan ada respon dari BNPB terkait isolasi terpusat menyerahkan ke Kabupaten/Kota.

Opsi lainnya dari konsep edaran Mendes tentang Desa Tanggap Covid-19 bisa per desa. Atau bisa terpusat di Kecamatan dengan cost sharing antar desa termasuk SDM-nya. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
256PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan