Jabar, galuh.id – Program pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor, yang mulai pada 20 Maret 2025, membawa dampak besar pada layanan digital Jawa Barat.
Aplikasi Sapawarga mencatat lonjakan pengguna yang luar biasa, menggambarkan antusiasme warga terhadap inovasi layanan publik ini.
Menurut laporan, dalam waktu satu hari, fitur Sambara di aplikasi Sapawarga digunakan oleh lebih dari 37.000 pengguna. Jumlah ini jauh melampaui rata-rata harian sebanyak 3.000-4.000 pengguna.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Ika Mardiah, mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator keberhasilan awal program pemutihan pajak kendaraan bermotor gagasan Pemprov Jabar.
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan kemudahan layanan yang di tawarkan. Kami bersyukur bisa memberikan solusi praktis untuk mereka melalui aplikasi Sapawarga,” ungkap Ika.
Menyikapi lonjakan trafik yang signifikan, tim teknis aplikasi segera mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas server. Kemudian mengoptimalkan aplikasi, dan memperbarui sistem database.
“Meski sempat terjadi kendala pada pagi hari, kami bergerak cepat untuk mengatasinya. Kini layanan kembali normal dan berjalan lancar,” tambah Ika.
Aplikasi Sapawarga yang dapat di unduh di Play Store, menjadi pintu gerbang bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik. Termasuk pembayaran pajak kendaraan dengan lebih praktis.
Program pemutihan pajak ini akan berlangsung hingga 6 Juni 2025. Memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut dan mendukung tertib administrasi pajak. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
