oleh

Pendaftaran Pra Kerja Gelombang 4 Ditunda, Korban PHK Jadi Prioritas

Hubungi
 
 

Berita Nasional, galuh.id – Pendaftaran program kartu Pra Kerja gelombang 4 di website resmi www.prakerja.co.id saat ini ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Padahal sebelumnya pemerintah menyatakan bakal membuka pendaftaran gelombang Kartu Pra kerja di setiap pekan.

Manajemen pelaksana (Project Management Office/PMO) pun belum dapat memastikan kapan pembukaan pendaftaran program kartu Pra Kerja gelombang 4 akan dibuka.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi alasan penundaan gelombang 4 Pra Kerja.

Salah satunya karena manajemen pelaksana memprioritaskan 1,7 juta korban PHK usulan dari Kementerian/Lembaga (K/L) pemerintah.

Pada gelombang ke 4 ini, pihaknya memberikan kesempatan waktu lebih lama pada 1,7 juta pekerja yang terdampak Covid-19 dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Sebanyak 1,7 juta pekerja yang terdata di Kemenaker ini sudah pasti jadi peserta program Kartu Pra Kerja,” ujar Panji, melalui video conference, yang dikutip dari laman CNBC Indonesia, Senin (11/5/2020).

Dengan catatan, mereka harus mendaftar terlebih dahulu dan berhasil diverifikasi sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Dari 1,7 juta data (PHK) Kemenker, baru ada 100 ribu orang yang mendaftar. Sehingga peserta masih harus menunggu dari K/L lain.

Menunggu Data Gelombang 4 dari Kemenaker

PMO saat ini masih menunggu data keseluruhan dari Kemenaker yang akan mendaftar pada gelombang 4.

Untuk itu, PMO belum bisa memastikan kapan pendaftaran gelombang 4 akan dibuka. Karena masih akan memprioritaskan korban PHK dari usulan K/L.

Sementara itu, alasan lain ditundanya pendaftaran gelombang 4 Pra Kerja, karena PMO masih membenahi administrasi yang belum selesai atau backlog pada 456.265 peserta yang lolos di gelombang 1 dan 2.

Pasalnya, baru 360.650 peserta yang melakukan pembelian kelas pelatihan dan baru 219.489 peserta yang sudah menyelesaikan kelas pelatihan pertamanya.

Kemudian, baru 132.509 peserta yang memiliki akun e-money atau rekening bank mitra yang telah melakukan upgrade data pribadi (Know Your Customer/KYC).

Totalnya, baru 51.255 peserta yang baru mendapatkan transfer insentif bulan pertama sebesar Rp 600 ribu per peserta.

“Kita ingin selesaikan backlog dulu sebelum membuka pendaftaran gelombang 4,” tutur Panji Winanteya Ruky.

Panji menambahkan, jika backlog belum selesai tapi sudah ditambah lagi, maka nantinya malah tambah beban dan menghambat proses. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA